JATIMTIMES - Perhelatan Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI) ke 9 Tahun 2026, menjadi festival cerutu yang terbesar se Asia Tenggara dengan dihadiri oleh perwakilan dari 18 negara.
"JKCI tahun ini, menjadi yang terbesar se Asia Tenggara, karena dihadiri oleh perwakilan dari 18 negara. Ada yang dari Amerika, dari Brazil dan beberapa negara Asia lainnya," ujar Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait SE. MSc., saat menghadiri puncak JKCI 2026 di pantai Watu Ulo pada Sabtu 1 Agustus 2026.
Baca Juga : Jelang Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026, Ini Rekor Head to Head dan 10 Pertemuan Terakhir
Fawait optimis, JKCI ini akan terus berkembang, adanya festival ini, juga semakin menegaskan jika Kabupaten Jember tidak hanya sebagai penghasil tembakau unggulan, tapi juga sebagai sebagai kiblat produsen cerutu terbesar se Asia.
"Tahun depan, kami optimis JKCI akan lebih berkembang, dan kami pemkab Jember akan terus mensupport dan menggelar kegiatan ini menjadi lebih besar lagi, tidak hanya terbesar se Asia Tenggara, tapi juga se Asia," paparnya.
Fawait juga menyampaikan, bahwa JKCI tidak hanya memperkenalkan Jember sebagai kota karnaval dunia saja, tapi lewat JKCI, juga menjadi momentum, hilirisasi komoditas tembakau, tidak hanya ditingkat lokal, tapi juga dunia.
"JKCI ini sangat luar biasa, Jember tidak hanya mengolah tembakau mentahan saja, tapi juga mengolah produk turunan tembakau seperti cerutu berkualitas yang semakin dikenal pecinta cerutu, di Jakarta saja, saat ini orang sudah mulai mengenal, kalau ngomong soal cerutu, pasti berasal dari Jember," ujarnya bangga.
Baca Juga : Daftar Wilayah yang Masuk Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Risiko Kekeringan dan Karhutla
Selain itu, hadirnya undangan dari perwakilan 18 negara pada JKCI, juga sebagai langkah Pemkab Jember untuk mempromosikan daerahnya sebagai kota tujuan wisata di pulau Jawa bagian timur.
