Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Pemadaman Listrik Bikin UMKM Menjerit, Kue Gagal Ngembang hingga Tak Layak Jual

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Yunan Helmy

19 - Jun - 2026, 13:45

Placeholder
Kondisi kue salah satu UMKM yang terdampak pemadaman listrik. (Foto: Threads)

JATIMTIMES - Keluhan pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah daerah di Jawa Timur dalam beberapa waktu terakhir tak hanya dirasakan masyarakat umum. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga mulai merasakan dampaknya, terutama mereka yang bergantung pada pasokan listrik untuk proses produksi harian.

Di media sosial, sejumlah pelaku UMKM membagikan pengalaman mereka saat produksi terganggu akibat listrik yang tiba-tiba padam. Salah satunya datang dari seorang pengusaha kue yang mengaku mengalami kerugian karena adonan yang sedang diproses gagal mengembang.

Baca Juga : Meski Ekonomi Tumbuh, OJK Catat Rasio Kredit Bermasalah di Situbondo Capai 28,10 Persen

"Gara gara pemadaman listrik tanpa pemberitahuan. gimana nasib umkm yg ngandelin listrik untuk produksi setiap harinya gini. gagal ngembang, gagal ngoven, gagal di jual. Cuma bisa nelongso. rakyat desa gak pake dollar bgst," tulis akun @safira***** dalam unggahan di Thread pribadinya, dikutip Jumat (19/6/2026). 

Keluhan serupa juga bermunculan dari berbagai wilayah seperti Surabaya, Sidoarjo, Malang, Blitar hingga sejumlah daerah lain di Jawa Timur. Warganet mengaku mengalami pemadaman listrik secara bergilir yang berlangsung pada jam-jam produktif tanpa informasi yang memadai.

Menanggapi banyaknya keluhan masyarakat, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur menjelaskan bahwa pemadaman yang terjadi selama dua pekan terakhir berkaitan dengan menurunnya kapasitas pasokan listrik akibat kendala pada sektor pembangkitan.

Manajer Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Jawa Timur, Dana Puspita Sari, mengatakan gangguan tersebut membuat pasokan listrik yang masuk ke sistem Jawa Timur mengalami penurunan sehingga perusahaan harus melakukan manajemen beban.

“Memang ini lebih banyak dikaitkan dengan kurangnya pasokan (suplai) yang masuk, terutama di lokasi juga di Jawa Timur, dan beberapa lokasi Jawa lainnya. Jadi, di sini memang terjadi kendala di sistem pembangkitan. Untuk kepastiannya pun, kami tidak bisa menyampaikan secara pasti gitu. Tapi pastinya pasokan untuk Jawa Timur sendiri berkurang sehingga kami perlu melakukan manajemen beban dengan melakukan pemadaman di beberapa daerah,” ungkap Dana, dikutip Radio Suara Surabaya, Jumat (19/6/2026).

Menurut dia, penurunan pasokan yang terjadi sebenarnya berada di bawah lima persen dari total beban sistem. Namun kondisi tersebut tetap memengaruhi keandalan jaringan sehingga perlu dilakukan pengaturan beban secara terbatas.

“Kalau sebenarnya kemarin sempat kami cek rata-rata itu tidak sampai, paling kalau misalnya di bawah lima persen dari seluruh beban,” ujarnya.

PLN menyebut langkah pemadaman bergilir dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas sistem kelistrikan di tengah berkurangnya suplai dari pembangkit.

Di saat yang sama, PLN mengaku terus melakukan percepatan pemulihan agar pasokan listrik kembali normal dan kebutuhan pelanggan dapat terpenuhi secara optimal.

Baca Juga : SH Terate Cabang Blitar Sahkan 1.370 Warga Baru, Tekankan Budi Pekerti Luhur

Dana menjelaskan, gangguan yang terjadi bukan disebabkan pemeliharaan rutin seperti yang sebelumnya disampaikan kepada sebagian pelanggan. Ia menegaskan kondisi saat ini dipicu kendala teknis pada sistem pembangkitan yang menyebabkan pasokan listrik berkurang.

“Tapi kita selalu upayakan bahwa pengumuman ini disampaikan langsung kepada pelanggannya, baik pelanggan pemerintahan, masyarakat ataupun pelanggan industri seperti itu. Dan kami mohon maaf bahwa kondisi ini mungkin membuat tidak nyaman sehingga pelayanan ini ya, dan pelayanan lainnya jadi terganggu,” ucapnya.

Salah satu hal yang paling banyak dikeluhkan masyarakat adalah tidak adanya jadwal pasti pemadaman listrik. Menurut PLN, kondisi tersebut terjadi karena gangguan pada pembangkit sering muncul secara tiba-tiba sehingga perusahaan harus melakukan penyesuaian secara cepat.

“Karena memang kami mendapatkan informasinya itu mendadak. Jadi, kan ini tergantung kondisi pembangkit. Ini jadi ada beberapa koperasi pembangkit misalnya tiba-tiba dia harus keluar karena ada gangguan. Otomatis dengan kondisi yang sekarang ini sudah ada kendala teknis, akhirnya bertambah lagi seperti itu,” kata Dana.

Ia menjelaskan ketika salah satu pembangkit mengalami gangguan atau harus menghentikan operasi untuk pemeliharaan mendadak, maka PLN harus segera menyusun ulang skema distribusi daya agar sistem tetap aman.

“Sehingga kami pun harus mengatur kembali itulah sebabnya akhirnya mendadak tiba-tiba kami harus melakukan manajemen beban tersebut,” tambahnya. 


Topik

Peristiwa Pemadaman listrik PLN keluhan UMKM UMKM Jatim



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Madiun Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa