free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Forum Warga Griyashanta Pilih Jalur Dialog Soal Jalan Tembus, DPRD Kota Malang Siap Fasilitasi

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Dede Nana

05 - Mar - 2026, 20:58

Placeholder
Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Dito Arief Nurakhmadi bersama Forum Komunikasi dan Diskusi Warga RW 12 Perumahan Griyashanta.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Polemik rencana pembangunan jalan tembus Griyashanta–Candi Panggung di Kota Malang terus bergulir. Di tengah perbedaan pandangan warga, Forum Komunikasi dan Diskusi Warga RW 12 Perumahan Griyashanta memilih mendorong penyelesaian melalui komunikasi terbuka.

Polemik ini muncul karena masih ada sebagian pengurus RW yang bersikeras menolak pembangunan jalan tembus. Di sisi lain, belakangan justru muncul kelompok warga yang mendukung rencana tersebut hingga membentuk Forum Komunikasi dan Diskusi Warga RW 12 Perumahan Griyashanta.

Baca Juga : Trump Putar November Rain di Forum Perdamaian, Penolakan Guns N’ Roses Kembali Jadi Sorotan

Aspirasi tersebut disampaikan langsung saat forum warga berdiskusi dengan Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Dito Arief Nurakhmadi, belum lama ini. Pertemuan itu dimaksudkan untuk membuka ruang dialog sekaligus meluruskan berbagai informasi yang beredar di masyarakat.

Koordinator Forum Komunikasi dan Diskusi Warga RW 12, Irawan Satrijo, mengatakan bahwa diskusi tersebut bertujuan menggali informasi yang benar dan valid terkait rencana pembangunan jalan tembus yang saat ini masih memicu polemik.

Menurutnya, warga membutuhkan penjelasan yang utuh agar tidak lagi muncul informasi simpang siur terkait rencana proyek tersebut.

“Informasi yang simpang siur ini harus jelas dan terang benderang. Kemarin sempat beredar isu akan dibangun tower dan ternyata info tersebut terbantahkan karena tidak benar. Nah, kini dengan bertemu dengan DPRD harapannya kita juga bisa membangun komunikasi secara lebih terbuka,” kata Irawan.

Ia menjelaskan, dalam pertemuan tersebut forum juga menyampaikan fakta bahwa tidak semua warga RW 12 sepakat dengan langkah penyelesaian melalui jalur hukum. Saat ini diketahui ada dua upaya hukum yang sedang diinisiasi sebagian pengurus RW.

Pertama melalui gugatan class action yang kini telah memasuki tahap persidangan, serta gugatan terbaru terkait Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).

“Justru yang kita dorong saat ini adalah mengedepankan komunikasi dan diskusi. Kami ingin pendekatan ini bisa menyelesaikan masalah dengan win-win solution baik dengan pemerintah maupun entitas yang nantinya akan ada di belakang,” ujarnya.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Dito Arief Nurakhmadi, menyambut baik inisiatif forum warga yang ingin mengedepankan jalur komunikasi di tengah polemik pembangunan jalan tembus tersebut.

Menurut Dito, kehadiran forum ini sekaligus menunjukkan bahwa tidak seluruh warga RW 12 Griyashanta menolak rencana pembangunan jalan tembus seperti yang selama ini berkembang di masyarakat.

Baca Juga : Bupati Sanusi Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Terdampak Bencana di Poncokusumo dan Tajinan

“Jadi selama ini kan yang seolah teropinikan bahwa seluruh warga RW 12 Griyashanta menolak jalan tembus dengan harga mati, namun rupanya tidak benar seperti itu. Ada sebagian warga yang nyatanya mendukung upaya komunikasi dan diskusi dan di forum ini pun ada pengurus RW dan beberapa ketua RT,” kata Dito.

Ia menambahkan, aspirasi forum warga yang ingin membuka ruang dialog sejalan dengan semangat pemerintah daerah dan DPRD yang mengedepankan penyelesaian masalah melalui komunikasi.

Dito juga menyampaikan bahwa DPRD telah melakukan pendalaman terhadap rencana pembangunan jalan tembus tersebut bersama sejumlah pihak terkait.

“Soal jalan tembus ini, kami sudah mendalami dengan pihak yang terkait baik dari Dinas PUPR, Bagian Hukum, Satpol PP, Dishub, Universitas Brawijaya termasuk dengan masyarakat. Info yang kami peroleh bahwa rencana jalan tembus sudah sesuai aturan yang ada, dan memang wajar bila ada pro dan kontra di masyarakat,” imbuhnya.

Menindaklanjuti aspirasi forum warga, pihaknya berkomitmen untuk memfasilitasi komunikasi antara warga dengan Pemerintah Kota Malang serta pihak terkait lainnya.

“Akan kami fasilitasi apa yang menjadi aspirasi forum warga Griyashanta dan saya pribadi menilai forum ini sebagai langkah maju untuk menyelesaikan permasalahan dengan jalur komunikasi terbuka agar tidak ada kalah menang. Kami ingin semua pihak bisa merasa ada win-win solution dan mengedepankan kepentingan umum,” pungkasnya.


Topik

Pemerintahan griyashanta tembok perumahan griyashanta dprd kota malang kota malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Madiun Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Dede Nana

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan