Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Serba Serbi

Daftar Fenomena Langit September 2026, Ada Harvest Moon hingga Konjungsi Planet

Penulis : Mutmainah J - Editor : Nurlayla Ratri

31 - Aug - 2026, 14:10

Placeholder
Ilustrasi peristiwa Astronomi. (Foto: Pixabay)

JATIMTIMES - Langit September 2026 akan dihiasi sejumlah fenomena astronomi menarik. Bagi penggemar astronomi maupun masyarakat yang sekadar ingin menikmati pemandangan langit malam, beberapa tanggal penting berikut bisa dicatat agar tidak terlewat.

Sepanjang September 2026, terdapat sejumlah fenomena yang dapat diamati dari berbagai wilayah di Bumi. Di antaranya adalah konjungsi Bulan dengan planet, ekuinoks September, hingga kemunculan Harvest Moon.

Baca Juga : Musim Kemarau Indonesia Agustus 2026 Masuk Fase Apa? Ini Penjelasan BMKG

Dilansir dari Time and Date, setidaknya ada beberapa fenomena langit yang menarik untuk ditunggu sepanjang September 2026. Namun, tidak semua fenomena dapat disaksikan dengan kondisi yang sama dari setiap wilayah.

Berikut daftar fenomena langit September 2026 yang menarik untuk diketahui:

1. Konjungsi Bulan dan Mars - 6 September 2026

Fenomena astronomi pertama terjadi pada 6 September 2026 ketika Bulan tampak berdekatan dengan Mars.

Bulan sabit akan terlihat berada di sekitar Mars yang terletak di kawasan konstelasi Gemini. Kedekatan posisi kedua benda langit tersebut dikenal sebagai konjungsi Bulan-Mars.

Fenomena ini dapat menjadi salah satu pemandangan menarik bagi masyarakat yang gemar mengamati langit, terutama sebelum Matahari terbit.

2. Okultasi Bulan dan Jupiter - 8 September 2026

Pada 8 September 2026, Bulan akan melintas di depan Jupiter jika dilihat dari wilayah tertentu di Bumi. Peristiwa ketika sebuah benda langit tampak menutupi benda langit lainnya tersebut dikenal sebagai okultasi.

Menurut Time and Date, okultasi Bulan-Jupiter dapat diamati dari sejumlah wilayah, salah satunya kawasan Rusia bagian timur.

Sementara itu, dari wilayah Bumi lainnya, Bulan dan Jupiter mungkin hanya terlihat berdekatan di langit, khususnya pada waktu sebelum Matahari terbit.

3. Okultasi Bulan dan Venus - 14 September 2026

Fenomena serupa kembali terjadi pada 14 September 2026. Kali ini, Bulan akan melintas di depan Venus sehingga terjadi okultasi Bulan-Venus.

Tidak semua wilayah di dunia dapat menyaksikan peristiwa tersebut secara langsung. Salah satu wilayah yang berpeluang mengamati fenomena ini adalah Malaysia.

Di kawasan lainnya, Bulan dan Venus tetap dapat terlihat seolah berdekatan di langit meskipun tidak mengalami okultasi secara langsung.

4. Ekuinoks September - 23 September 2026

Fenomena penting berikutnya adalah ekuinoks September yang diperkirakan berlangsung pada 23 September 2026.

Ekuinoks merupakan kondisi ketika Matahari berada di sekitar garis khatulistiwa sehingga Belahan Bumi Utara dan Belahan Bumi Selatan mendapatkan penyinaran yang relatif seimbang.

Peristiwa ini juga menandai dimulainya musim gugur di Belahan Bumi Utara dan musim semi di Belahan Bumi Selatan.

Pada periode ekuinoks, durasi siang dan malam di berbagai wilayah Bumi secara umum menjadi hampir sama. Penjelasan tersebut juga disampaikan oleh Royal Museums Greenwich.

5. Harvest Moon - 26 September 2026

Salah satu fenomena yang paling menarik untuk ditunggu pada September adalah Harvest Moon atau Bulan Panen.

Baca Juga : Bubur Ayam Indonesia Jadi Bubur Terenak di Dunia Versi TasteAtlas, Kalahkan Kuliner Negara Lain

Harvest Moon merupakan sebutan populer untuk Bulan purnama yang waktunya paling dekat dengan ekuinoks musim gugur. Fenomena tersebut umumnya terjadi pada September di Belahan Bumi Utara.

Pada 2026, Harvest Moon diperkirakan terjadi pada 26 September.

Nama Harvest Moon memiliki sejarah yang cukup menarik. Pada masa lalu, cahaya Bulan yang terang membantu para petani menyelesaikan pekerjaan memanen hasil pertanian hingga malam hari. Karena itulah Bulan purnama yang berdekatan dengan musim panen kemudian dikenal sebagai Harvest Moon.

6. Konjungsi Bulan dan Saturnus - 27 September 2026

Sehari setelah Harvest Moon, langit kembali menghadirkan fenomena menarik.

Pada 27 September 2026, Bulan dan Saturnus diperkirakan tampak berdekatan di langit malam. Kedekatan secara visual tersebut terjadi karena posisi keduanya berada dalam arah pandang yang relatif berdekatan jika dilihat dari Bumi.

Fenomena konjungsi Bulan-Saturnus dapat menjadi kesempatan menarik bagi pengamat langit untuk melihat Bulan bersama salah satu planet bercincin tersebut.

7. Konstelasi Cassiopeia

Selain fenomena yang terjadi pada tanggal tertentu, September juga menjadi waktu yang menarik untuk mengamati konstelasi Cassiopeia.

Cassiopeia merupakan salah satu rasi bintang yang cukup mudah dikenali karena bentuknya yang menyerupai huruf W atau M, tergantung posisi pengamatannya.

Nama Cassiopeia mungkin tidak asing bagi penggemar K-Pop karena juga digunakan sebagai nama fandom. Namun dalam astronomi, Cassiopeia merupakan salah satu konstelasi yang menghiasi langit malam.

Sepanjang September 2026, konstelasi tersebut diperkirakan dapat terlihat relatif jelas pada waktu tertentu.

8. Aurora

Fenomena langit lainnya yang berpotensi menghiasi September 2026 adalah aurora.

Aurora merupakan cahaya alami yang muncul di langit akibat interaksi partikel bermuatan dari Matahari dengan medan magnet dan atmosfer Bumi. Fenomena ini umumnya lebih mudah diamati dari wilayah lintang tinggi.

Periode sekitar ekuinoks juga dikenal dapat meningkatkan peluang terjadinya aktivitas aurora. Karena itu, sejumlah negara yang berada di kawasan yang mendukung pengamatan aurora berpotensi menikmati fenomena tersebut sepanjang September.

Dengan banyaknya fenomena astronomi yang hadir, September 2026 menjadi salah satu bulan yang menarik bagi para pengamat langit. Jadi, jangan lupa mencatat tanggalnya dan menyesuaikan waktu pengamatan dengan lokasi masing-masing.


Topik

Serba Serbi fenomena langit september 2026



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Madiun Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Nurlayla Ratri