JATIMTIMES - Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Raya Genengan, Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (6/7/2026). Pada insiden kecelakaan tersebut mengakibatkan empat korban mengalami luka-luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Peristiwa kecelakaan beruntun tersebut juga sempat viral di media sosial dan sejumlah WhatsApp Grup. Berdasarkan dokumentasi yang dihimpun JatimTIMES pada Selasa (7/7/2026), nampak sejumlah kendaraan termasuk pikap yang ringsek usai mengalami kecelakaan.
Baca Juga : Meski Ngaku Proses Dikebut, Persiapan Krusial Angkutan Pelajar Kota Malang Belum Rampung
Di sisi lain, juga nampak sejumlah personel kepolisian yang telah diterjunkan ke lokasi kejadian. Para petugas yang pada saat itu dikerahkan ke lokasi kejadian tersebut juga nampak sedang melakukan serangkaian olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Ketika dikonfirmasi, Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska mengungkapkan, insiden kecelakaan yang kini turut viral tersebut terjadi pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.
"Pada laka lantas tabrak samping tersebut menyebabkan empat korban mengalami luka-luka dan telah dirawat di RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Kanjuruhan, Kepanjen dan Puskesmas Pakisaji," ujarnya saat dikonfirmasi disela-sela penyelidikan pada Selasa (7/7/2026).
Data kepolisian mengungkapkan, empat kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun tersebut masing-masing ialah Kendaraan Daihatsu Gran Max dengan nomor polisi (nopol) AG 8373 AO. Pada saat kejadian, kendaraan pikap tersebut dikemudikan oleh seorang pria berusia 47 tahun bernama Eko Triyono warga Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Kemudian, kendaraan truk tangki BBM nopol N 8066 UEA yang dikemudikan oleh Santoso. Pengemudi yang kini berusia 32 tahun tersebut merupakan warga Desa Temayang, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro.
Sedangkan dua kendaraan lainnya yang juga turut terlibat dalam kecelakaan beruntun tersebut berjenis sepeda motor. Yakni kendaraan sepeda motor Honda Vario 125 nopol N 5106 EGE yang dikendarai oleh Trio Vikyh Mahendra (27) warga Desa Parangargo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.
Kemudian, satu kendaraan sepeda motor lainnya ialah Honda Vario nopol AG 3953 OCA. Sementara untuk pengendaranya diketahui bernama Ginanjar Priyo Santoso (25) warga Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar.
"Untuk para korban yang mengalami luka-luka tersebut merupakan kedua pengendara serta yang dibonceng menggunakan sepeda motor Vario 125," jelas Chelvin.
Identitas kedua korban luka lainnya yang dibonceng menggunakan sepeda motor Honda Vario 125 nopol N 5106 EGE tersebut, masing-masing ialah Ita Sri Kustini (24) dan seorang balita berusia tiga tahun yang berinisial MG. Keduanya disebut merupakan satu anggota keluarga dengan pengendara sepeda motor Honda Vario 125 tersebut.
"Sampai dengan saat ini peristiwa kecelakaan tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut," ujar Chelvin.
Baca Juga : Brasil Raja Piala Dunia yang Tersingkir, Ini Daftar Negara dengan Rekor Terbaik Sepanjang Sejarah
Kronologi kecelakaan bermula saat kendaraan Daihatsu Gran Max melaju dari arah selatan. Sesampainya di tempat kejadian, pengemudi kendaraan pikap tersebut mendadak berhaluan terlalu ke kanan hingga akhirnya memicu terjadinya kecelakaan beruntun tersebut.
"Pengemudi kendaraan pikap tersebut diduga mengantuk, sehingga melaju berhaluan terlalu ke kanan," jelasnya.
Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan juga melaju kendaraan truk tangki BBM. Lantaran jarak yang sudah dekat, sehingga mengakibatkan terjadinya tabrak samping.
"Kemudian kendaraan Daihatsu Gran Max tersebut terus melaju dengan tidak terkendali ke jalur kanan," imbuhnya.
Pada saat yang bersamaan, dari arah utara juga melaju kendaraan sepeda motor Honda Vario 125. Di mana, tepat dibelakangnya juga melaju kendaraan sepeda motor Honda Vario yang pada saat itu juga sedang berboncengan dengan seseorang bernama Ardika Alfarouk.
"Karena jarak yang sudah dekat, sehingga (pikap, red) menabrak dua sepeda motor tersebut," imbuhnya.
Selain menyebabkan empat korban luka, sejumlah kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun tersebut juga mengalami kerusakan. "Saat ini kendaraan yang mengalami kerusakan akibat kecelakaan tersebut telah kami amankan guna kepentingan penyelidikan," pungkasnya.
