Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Komitmen Dukung Program Prioritas Nasional, DPUBM Kabupaten Malang Perkuat Konektivitas Infrastruktur

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : A Yahya

01 - Jul - 2026, 18:56

Placeholder
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma saat ditemui di ruangan kerjanya, Rabu (24/6/2026). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang terus berkomitmen melakukan penguatan terhadap konektivitas infrastruktur sebagai upaya dalam rangka mendukung penuh program-program pemerintah pusat. Utamanya yang masuk ke dalam program prioritas nasional. 

Kepala DPUBM Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma menyampaikan, penguatan konektivitas infrastruktur tersebut merupakan implementasi dari delapan program prioritas nasional Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka atau Asta Cita yang diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Malang Tahun 2025 - 2029. 

Baca Juga : Inflasi Kota Malang Juni 2026 Capai 3,16 Persen, Harga Emas hingga BBM Jadi Pemicu

Delapan program prioritas nasional yang mengacu pada Asta Cita tersebut meliputi memperkuat ketahanan pangan; menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG); memperkuat ketahanan energi;  penguatan sektor pendidikan; penguatan sektor kesehatan; penguatan pertahanan dan keamanan negara atau pertahanan rakyat semesta; percepatan investasi, hilirisasi dan penguatan daya saing global; pengentasan kemiskinan dan pembangunan desa. 

Pria yang akrab disapa Oong itu mengatakan, DPUBM sebagai perangkat daerah yang bertanggung jawab di bidang kebinamargaan, memiliki peran strategis dalam menyediakan infrastruktur dasar yang menopang berbagai sektor pembangunan.

"Pelayanan infrastruktur dasar menjadi urat nadi bagi seluruh program prioritas pemerintah. Hampir semua sektor membutuhkan dukungan konektivitas jalan," ungkap Oong kepada JatimTIMES.com. 

Ia menyebut, dari delapan program prioritas nasional itu, DPUBM Kabupaten Malang memfokuskan dukungannya pada dua bidang utama, yakni penguatan ketahanan pangan dan percepatan investasi. Menurutnya, infrastruktur jalan yang terhubung dengan baik akan memperlancar distribusi hasil pertanian, menekan biaya logistik, sekaligus meningkatkan daya tarik investasi di Kabupaten Malang.

Dalam mendukung ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur diarahkan untuk memperkuat akses menuju kawasan-kawasan sentra produksi pertanian. Konektivitas jalan dinilai menjadi faktor penting agar rantai pasok hasil pertanian, mulai dari produsen hingga pasar dan konsumen, dapat berjalan lancar.

"Kalau rantai pasok terganggu karena akses jalan kurang memadai, biaya logistik akan meningkat dan berdampak pada harga yang diterima masyarakat. Karena itu konektivitas harus benar-benar diperkuat," jelas Oong. 

Selain mendukung sektor pangan, DPUBM Kabupaten Malang juga mengarahkan pembangunan infrastruktur untuk mempercepat investasi. Pengembangan jaringan jalan diharapkan mampu membuka akses menuju kawasan-kawasan yang memiliki potensi ekonomi sehingga dapat mendorong tumbuhnya pusat-pusat pertumbuhan baru di Kabupaten Malang.

Baca Juga : Nila Yani Desak RUU Kawasan Industri Segera Disahkan, Indonesia Tak Boleh Kalah Rebut Investasi ASEAN

Untuk mewujudkan beberapa hal tersebut, DPUBM Kabupaten Malang mengedepankan sinergi pembangunan lintas kewenangan, mulai dari pemerintah pusat melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Malang hingga pemerintah desa. 

Di sisi lain, digitalisasi juga menjadi bagian dari strategi peningkatan kualitas layanan infrastruktur. DPUBM Kabupaten Malang akan memanfaatkan teknologi Geographic Information System (GIS) dan Provincial Kabupaten Road Management System (PKRMS) dalam perencanaan, pemetaan dan pemantauan kondisi jalan sehingga pembangunan dapat dilakukan secara lebih efektif dan berbasis data.

Menurutnya, Kabupaten Malang memiliki modal besar untuk mendukung program prioritas nasional. Di mana telah dilakukan pemetaan potensi terhadap seluruh desa/kelurahan di 33 kecamatan melalui berbagai program pembangunan daerah. Sehingga penguatan konektivitas infrastruktur diharapkan mampu menghubungkan setiap potensi tersebut menjadi jaringan ekonomi yang saling terintegrasi.

Lebih lanjut, DPUBM Kabupaten Malang menargetkan lahirnya pusat-pusat pertumbuhan baru atau growth pole yang didukung dengan infrastruktur jalan yang andal. Sehingga, pembangunan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan dan mempercepat investasi, tetapi juga mendorong pemerataan pembangunan serta peningkatan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Malang.


Topik

Pemerintahan Khairul isnaidi kusuma Prabowo subianto program strategis nasional



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Madiun Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

A Yahya

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan