JATIMTIMES - Hari Laut Sedunia atau World Oceans Day diperingati setiap tanggal 8 Juni sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian laut. Pada tahun 2026, peringatan ini mengusung tema "Reimagine" atau "Membayangkan Kembali", yang mengajak masyarakat dunia untuk mengubah cara pandang terhadap laut, bukan sekadar sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan, tetapi sebagai ekosistem yang harus dijaga dan dipulihkan demi masa depan yang berkelanjutan.
Ajakan tersebut menjadi penting karena laut memiliki peran besar bagi kehidupan di bumi. Selain menyediakan sumber pangan bagi miliaran manusia, laut juga menghasilkan sebagian besar oksigen yang kita hirup, membantu mengatur iklim global, serta menjadi rumah bagi jutaan spesies makhluk hidup.
Baca Juga : Kepala BGN Nanik Sebut Kantin Sekolah Akan Diberdayakan untuk MBG, Ini Skemanya
Karena itu, memperingati Hari Laut Sedunia tidak harus dilakukan dengan kegiatan besar. Ada berbagai langkah sederhana yang bisa dilakukan setiap orang untuk menunjukkan kepedulian terhadap laut sekaligus membantu menjaga kelestarian ekosistemnya.
1. Mengurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai
Sampah plastik masih menjadi salah satu ancaman terbesar bagi lautan di seluruh dunia. Kantong plastik, sedotan, hingga kemasan sekali pakai sering berakhir di sungai dan laut, lalu membahayakan berbagai biota laut.
Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dapat menjadi langkah sederhana yang memberikan dampak besar. Mulailah dengan membawa tas belanja sendiri, menggunakan botol minum isi ulang, serta memilih produk dengan kemasan yang lebih ramah lingkungan.
2. Ikut Aksi Bersih Pantai
Membersihkan kawasan pantai menjadi salah satu kegiatan yang paling sering dilakukan saat peringatan Hari Laut Sedunia. Selain membantu mengurangi sampah di wilayah pesisir, kegiatan ini juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Aksi bersih pantai dapat dilakukan bersama keluarga, teman, komunitas, maupun organisasi lingkungan di daerah terdekat.
3. Memilih Produk yang Ramah Laut
Tidak banyak yang menyadari bahwa sejumlah produk perawatan tubuh dan kosmetik mengandung mikroplastik (microbead) yang sulit terurai di alam. Partikel kecil tersebut dapat masuk ke perairan dan mencemari ekosistem laut.
Untuk mengurangi dampaknya, masyarakat dapat mulai memilih produk yang bebas mikroplastik dan lebih ramah lingkungan. Informasi mengenai kandungan produk biasanya dapat ditemukan pada label kemasan.
4. Mengurangi Emisi dengan Transportasi Ramah Lingkungan
Perubahan iklim yang dipicu oleh emisi gas rumah kaca turut berdampak pada kondisi laut. Peningkatan suhu bumi dapat mengganggu kehidupan bawah laut, termasuk merusak terumbu karang dan habitat berbagai spesies laut.
Baca Juga : Punya 17,5 Juta Pengguna, AstraPay Bidik Potensi Besar Ekonomi Digital Malang
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, masyarakat dapat mencoba berjalan kaki, bersepeda, menggunakan transportasi umum, atau berbagi kendaraan untuk membantu mengurangi emisi karbon.
5. Menambah Wawasan Melalui Film Bertema Laut
Menonton film dokumenter atau film bertema laut dapat menjadi cara yang menarik untuk memahami pentingnya konservasi laut. Melalui tayangan tersebut, masyarakat bisa mengenal lebih dekat kehidupan bawah laut sekaligus berbagai tantangan yang dihadapi ekosistem laut saat ini.
Beberapa film yang dapat menjadi pilihan antara lain My Octopus Teacher, Seaspiracy, dan Whale Wisdom.
Hari Laut Sedunia menjadi pengingat bahwa menjaga laut bukan hanya tugas pemerintah atau organisasi lingkungan, tetapi tanggung jawab bersama. Langkah-langkah sederhana seperti mengurangi sampah plastik, menjaga kebersihan pantai, memilih produk ramah lingkungan, hingga mengurangi emisi karbon dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan laut.
Sejalan dengan tema "Reimagine", peringatan Hari Laut Sedunia 2026 mengajak masyarakat untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan lautan. Dengan memulai dari kebiasaan kecil sehari-hari, setiap orang dapat ikut berkontribusi menjaga kelestarian laut untuk generasi mendatang.
