Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Lakukan Mitigasi dan Terjunkan Tim Keswan, Bupati Jember Jamin Hewan Kurban Aman

Penulis : Moh. Ali Mahrus - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

26 - May - 2026, 15:55

Placeholder
Bupati Jember Muhammad Fawait

JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten Jember bergerak cepat mengamankan rantai pasok dan kelayakan hewan kurban menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha. Langkah mitigasi ini diambil guna memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus memastikan momentum keagamaan ini mampu menjadi stimulus bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan bahwa jaminan kesehatan hewan kurban adalah prioritas mutlak. Pemkab Jember melalui dinas terkait telah menerjunkan tim pemantau ke berbagai pasar hewan dan sentra peternakan di seluruh wilayah kecamatan.

Baca Juga : Libur Panjang Iduladha 2026, 30 Ribu Penumpang Diprediksi Padati Stasiun Malang

"Masyarakat tidak perlu khawatir saat beribadah kurban. Tim dokter hewan kami terus menyisir lapangan secara berkala untuk memastikan setiap sapi dan kambing yang diperjualbelikan memenuhi syarat syariat dan bebas dari penyakit menular," tegas Gus Fawait saat memberikan keterangan pada Senin (26/5/2026).

Pemeriksaan kesehatan hewan menjelang hari raya ini meliputi beberapa aspek krusial. Pertama, sertifikasi kelayakan, yakni pemberian stempel atau surat keterangan sehat pada hewan yang telah lolos uji klinis.

Kedua, pengawasan lalu lintas ternak yang meliputi pengetatan pos pemeriksaan di perbatasan wilayah guna menghalau masuknya hewan sakit dari luar daerah. Ketiga, dengan menggelar sosialisasi tata cara penyembelihan yang higienis dan sesuai dengan standar kesejahteraan hewan.

Di balik dimensi spiritualnya, Gus Fawait yang berlatar belakang pendidikan ilmu ekonomi melihat adanya potensi perputaran uang yang masif selama momentum Idul Adha. "Efek domino ini diyakini mampu menyentuh berbagai lapisan masyarakat bawah secara langsung," tuturnya.

Bupati menjelaskan bahwa rantai ekonomi yang terpicu tidak hanya berhenti pada peternak besar, melainkan mengalir deras ke berbagai sektor pendukung di pedesaan.

Baca Juga : Daging Kurban Jangan Langsung Masuk Kulkas, Begini 5 Cara Menanganinya agar Tetap Segar dan Tidak Bau

"Perputaran modal selama Idul Adha ini luar biasa besar. Transaksi tidak hanya melibatkan peternak dan pembeli. Ada jasa transportasi lokal yang laris, penyedia pakan yang omzetnya naik, perajin pisau, hingga pedagang bumbu dapur dan arang di pasar tradisional yang ikut kecipratan berkah," papar Gus Fawait optimis.

Gus Fawait berharap peningkatan pendapatan di sektor-sektor informal ini dapat memperkuat daya beli masyarakat Jember pasca-hari raya. Sinergi antara kepastian kesehatan hewan dan kesiapan ekosistem pasar diharapkan mampu menjadikan Idul Adha di Jember tahun ini sebagai pendorong roda ekonomi daerah yang inklusif. (*)


Topik

Pemerintahan Idul Adha Idul Kurban Pemkab Jember Mitigasi Hewan Kurban Tim Keswan Bupati Jember Hewan Kurban



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Madiun Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Moh. Ali Mahrus

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan