Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Sampah Masih Jadi PR, Pemkot Malang Tetap Percaya Diri Raih Adipura 2027

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

11 - May - 2026, 19:05

Placeholder
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat saat memberikan sambutan dalam agenda Malang Kota Bersih Menuju Adipura untuk Indonesia Asri 2026 yang digelar di Malang Creative Center (MCC), Senin (11/5/2026). (Foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus mematangkan langkah untuk meraih Piala Adipura 2027 melalui penguatan pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir. Optimisme itu mengemuka dalam agenda Malang Kota Bersih Menuju Adipura untuk Indonesia Asri 2026 yang digelar di Malang Creative Center (MCC), Senin (11/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Malang sekaligus penegasan komitmen Pemkot Malang dalam memperbaiki tata kelola lingkungan dan penanganan sampah perkotaan.

Baca Juga : Megawati Hangestri Balik ke Liga Korea! Resmi Gabung Hyundai Hillstate 

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengatakan, semangat Bergerak Tuntas yang diusung dalam Hari Jadi Kota Malang tahun ini diarahkan untuk menuntaskan berbagai persoalan kota, termasuk persoalan sampah yang hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah besar.

“Iya, ini rangkaian Hari Jadi Kota Malang. Salah satu temanya ini kan Bergerak Tuntas. Salah satunya dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang untuk menyelesaikan permasalahan persampahan dan juga memberikan apresiasi kepada mereka yang sudah bekerja sedemikian rupa untuk menyelesaikan masalah sampah yang ada di Kota Malang,” ujar Wahyu.

Menurut Wahyu, upaya yang dilakukan Pemkot Malang mulai mendapat perhatian positif dari Kementerian Lingkungan Hidup. Pengelolaan sampah di Kota Malang dinilai mengalami perkembangan dan membuka peluang besar untuk kembali membawa pulang Piala Adipura pada 2027 mendatang.

“Apabila tetap mempertahankan dan terus berkelanjutan seperti ini, InsyaAllah Kota Malang akan mendapatkan Piala Adipura di tahun 2027,” katanya.

Wahyu menegaskan, keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat sejak dari tingkat rumah tangga. Ia menilai persoalan di hilir tidak akan terselesaikan apabila kesadaran memilah sampah dari sumbernya masih rendah.

“Perlu ada kesadaran. Tidak hanya sadar karena ada sanksi, tapi sadar dari pribadi sendiri untuk mulai memilah sampah organik dan anorganik. Karena masalah di hilir itu tergantung bagaimana kondisi di hulunya,” jelasnya.

Baca Juga : Pansus LKPJ DPRD Jatim Soroti Stagnasi Literasi hingga Macetnya Angka Harapan Sekolah

Di sisi lain, Pemkot Malang juga masih menghadapi tantangan pada sektor hilir, terutama terkait keterbatasan armada pengangkut sampah. Keterbatasan anggaran membuat pemerintah kota harus mencari alternatif dukungan melalui kolaborasi dengan dunia usaha.

“Kita memang butuh sarana prasarana tersebut, tetapi karena keterbatasan anggaran, nanti akan dicoba melalui CSR. Saya minta Kadis LH merangkul dunia usaha dan pengusaha untuk membantu pengadaan tersebut,” tuturnya.

Melalui penguatan pengelolaan sampah yang melibatkan masyarakat, pemerintah, hingga sektor swasta, Pemkot Malang berharap target meraih Adipura 2027 bukan sekadar wacana, melainkan capaian nyata bagi wajah kebersihan Kota Malang.


Topik

Pemerintahan Sampah Pemkot Malang Kota Malang Adipura



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Madiun Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Sri Kurnia Mahiruni