Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Viral Ban Bocor Massal di Tol Jagorawi, Ini Kata Jasa Marga dan Tips Mengatasinya

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Dede Nana

01 - May - 2026, 12:15

Placeholder
Potret salah satu mobil yang ban depan dan belakangnya bocor saat berada di Tol Jogorawi. (Foto: Threads)

JATIMTIMES - Insiden ban bocor massal terjadi di ruas Tol Jagorawi arah Bogor pada Kamis (30/4/2026) sore. Sejumlah kendaraan dilaporkan mengalami pecah ban saat melintas di jalur tersebut. Sementara itu, untuk arah sebaliknya dipastikan dalam kondisi aman tanpa kejadian serupa.

Kejadian ban bocor massal ini pun viral di media sosial usai diunggah oleh berbagai akun di Threads. 

Baca Juga : Investasi Tembus Rp1 Triliun, Pemkot Malang Jaga Iklim Ketenagakerjaan

"All, buat yg rencana melintas  di tol Jagorawi sore ini, please hati-hati. Barusan (PKL 16.30) sy dr Cijago ke arah Bogor, sepanjang jalan tol, lebih dari 15 mobil robek ban-nya dominan 2 ban sisi kanan yang rusak. Be careful all," tulis @fenny***. 

Menurut Jasamarga, laporan awal diterima sekitar pukul 17.40 WIB. Menanggapi kejadian tersebut, petugas langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan.

Alvin Andituahta Singarimbun, Senior Manager Representative Office 1 PT Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT), menjelaskan pihaknya bergerak cepat bersama sejumlah tim operasional.

"Petugas Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad bersama Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) dan Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) langsung melakukan pemeriksaan di lapangan guna mengidentifikasi penyebab pecahnya beberapa ban pengguna jalan," ujar Alvin dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (1/5/2026). 

Sebagai langkah awal, perbaikan sementara langsung dilakukan di titik-titik yang diduga bermasalah. Selain itu, area jalan juga dibersihkan untuk mengantisipasi adanya benda berbahaya.

"Sebagai langkah awal, petugas JMTM telah melakukan penambalan sementara pada titik-titik perkerasan yang mengalami kerusakan, serta berkoordinasi dengan Kepolisian untuk melakukan pembersihan area jalan tol di sekitar lokasi kejadian mengantisipasi adanya paku atau benda-benda tajam yang jatuh dari kendaraan pengguna jalan dan berpotensi merusak ban pengguna jalan," kata Alvin.

Petugas di lapangan juga disiagakan untuk membantu pengguna jalan yang terdampak. Layanan derek hingga mobile customer service terus berpatroli di lokasi kejadian.

"Petugas Mobile Customer Service dan derek JMTO juga terus menelusuri jalan tol Jagorawi untuk memberikan bantuan derek dan penggantian ban bagi pengguna jalan yang mengalami pecah ban," lanjutnya.

Alvin menegaskan, pihaknya akan terus memastikan keamanan pengguna jalan selama melintas di ruas tol.

"Jasa Marga mengucapkan terima kasih atas segala masukan, saran, dan laporan dari pengguna jalan, serta berkomitmen untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan selama melintasi Jalan Tol Jasa Marga," ujarnya. 

Baca Juga : Orang Tua Paksa Balita Ngamen di Stadion Kanjuruhan, Diduga Eksploitasi Anak sejak Bayi

Menanggapi kondisi darurat seperti ban bocor, pengemudi diminta tidak panik dan tetap menjaga kendali kendaraan. Fachrul Rozi, Customer Engineering Support Michelin Indonesia, memberikan panduan penting saat menghadapi situasi tersebut.

“Hal pertama yang harus dilakukan adalah menjaga kemudi tetap stabil dan arah kendaraan tetap lurus. Jangan panik, lepaskan pedal gas secara perlahan, dan arahkan mobil menuju bahu jalan untuk berhenti dengan aman,” kata Rozi.

Ia juga menyarankan agar pengemudi segera menyalakan lampu hazard sebagai tanda peringatan bagi kendaraan lain di belakang.

Setelah berhenti, posisi kendaraan harus dipastikan aman dan tidak mengganggu lalu lintas. Penggunaan segitiga pengaman juga penting untuk meningkatkan visibilitas.

“Gunakan segitiga pengaman dan tempatkan sekitar 10-20 meter di belakang mobil sebagai tanda tambahan. Langkah ini penting agar pengendara lain memiliki jarak pandang lebih baik,” tambahnya.

Jika kondisi tidak memungkinkan untuk mengganti ban sendiri, pengemudi disarankan segera menghubungi layanan darurat resmi jalan tol, seperti melalui nomor 14080 yang tersedia di sepanjang ruas tol.

Rozi juga mengingatkan pentingnya perawatan rutin kendaraan, terutama kondisi ban. Pemeriksaan tekanan angin dan kondisi ban sebelum perjalanan dinilai krusial untuk mencegah risiko serupa di jalan.


Topik

Peristiwa ban bocor tol jagorawi jasa marga



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Madiun Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Dede Nana

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa