JATIMTIMES - Ribuan pelari dari berbagai daerah memadati Kota Malang dalam gelaran MS Glow Malang Half Marathon 2026 yang berlangsung pada Minggu (26/4/2026). Ajang olahraga ini tak hanya menghadirkan atmosfer meriah, tetapi juga berdampak signifikan terhadap perekonomian daerah, mulai dari meningkatnya okupansi hotel hingga lonjakan aktivitas sektor kuliner dan pariwisata.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Agoes Basoeki mengungkapkan bahwa event ini memberikan dampak langsung terhadap okupansi hotel. Terlebih pada hotel-hotel yang berada di sekitar lokasi kegiatan.
Baca Juga : Infertilitas Problem Kesuburan Tak Hanya Menyasar Istri, 40 Persen Terbagi Sama
“Alhamdulillah event maraton ini menaikkan okupansi hotel, bahkan bisa mencapai 80 persen, khususnya hotel yang berdekatan dengan venue,” kata Agoes.
Ia menjelaskan, pada akhir pekan biasa, tingkat hunian hotel di Kota Malang rata-rata berada di angka 70 persen. Dengan adanya event ini, terjadi peningkatan yang cukup signifikan.
“Kalau weekend biasa hanya sekitar 70 persen. Sekarang bisa 80 persen. Jadi, ada kenaikan 10 persen. Ini yang cukup terasa,” tambah Agoes
Tak hanya sektor perhotelan. Dampak ekonomi juga dirasakan secara luas oleh pelaku usaha lainnya. Owner J99 Corp, Gilang Widya Pramana, menyebut perputaran ekonomi selama event berlangsung menunjukkan angka yang besar. “Hotel-hotel penuh, kuliner diborong, oleh-oleh juga laris, dan tempat wisata ramai dikunjungi,” ungkapnya.
Menurut Gilang, pola kedatangan peserta menjadi faktor pendorong utama. Sebagian besar pelari datang lebih awal untuk menikmati suasana Kota Malang sebelum mengikuti lomba, bahkan tidak sedikit yang membawa keluarga.
“Rata-rata mereka datang sejak Jumat, jalan-jalan dulu, baru hari Minggu ikut lomba. Satu pelari biasanya juga membawa keluarga,” terang Gilang.
Ia memperkirakan total perputaran ekonomi yang dihasilkan dari event ini mencapai angka fantastis. “Estimasi perputaran ekonomi dari event ini bisa di atas Rp20 miliar,” terang Gilang.
Baca Juga : Mahar El Rumi untuk Syifa Hadju Terungkap, Angkanya Penuh Makna Simbolis
Dukungan terhadap event ini juga datang dari Wali Kota Malang Wahyu Hidayat. Ia menilai ajang ini menjadi bagian penting dalam mendorong program sport tourism di Kota Malang melalui konsep Malang Tahes yang masuk dalam agenda 1.000 event.
“Ini saya sangat mendukung karena menjadi bagian dari program unggulan dan 1.000 event Kota Malang,” ungkap Wahyu.
Ia menambahkan, kehadiran event lari berskala besar seperti ini tidak hanya memberikan pengalaman berbeda bagi peserta, tetapi juga menciptakan efek berganda bagi masyarakat.
“Dengan sport tourism seperti ini, ada multiplier effect yang langsung dirasakan masyarakat Kota Malang,” tutupnya.
