Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Truk Pengangkut Material dalam Proyek Tomoland yang Diduga Tak Berizin Picu Kecelakaan, Warga Sebut Sudah Berulang

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

23 - Apr - 2026, 13:22

Placeholder
Polisi saat mengevakuasi kecelakaan yang melibatkan truk proyek Tomoland yang belum berizin (foto: istimewa)

JATIMTIMES - Kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Locari, Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Rabu (23/4/2026), kembali menyoroti aktivitas truk proyek villa resort dan rumah kost Graha Agung Highland yang disebut-sebut belum mengantongi izin.

Insiden yang melibatkan dump truck bermuatan material bangunan dan sepeda motor itu memicu keresahan warga karena arus lalu lintas kendaraan proyek dinilai membahayakan pengguna jalan.

Baca Juga : TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP 

 

Untuk diketahui, villa resort dan rumah kost Graha Agung Highland merupakan proyek yang dibangun oleh developer Tomoland.

Salah satu warga yang mengetahui peristiwa tersebut mengungkapkan, kejadian truk mundur di jalur menanjak tersebut bukan pertama kali terjadi. Mereka menyebut kendaraan pengangkut material proyek kerap kesulitan saat melintas di tanjakan, terutama dalam kondisi muatan penuh. 

“Sering kejadian (kecelakaan, red) seperti ini. Lha ini buktinya batu bata satu truk juga pernah tumpah di sini,” ujar warga berjenis kelamin pria yang enggan disebutkan namanya itu.

Menurut keterangan warga yang merupakan pria paruh baya tersebut, dump truck diduga tidak kuat menanjak hingga akhirnya mundur dan menabrak sepeda motor yang berada tepat di belakangnya. Jarak yang terlalu dekat membuat pengendara tidak sempat menghindar saat truk kehilangan kendali. 

“Motornya itu terselip di sana. Dia membuntuti di belakang truk, karena jaraknya terlalu mepet jadi tidak bisa menghindar,” ungkapnya.

Warga juga menuturkan bahwa sopir truk tampak kesulitan mengendalikan kendaraan ketika mulai mundur di tanjakan. Kondisi jalan yang sempit serta posisi sepeda motor tepat di belakang membuat sopir tidak memiliki ruang untuk mengarahkan kendaraan ke sisi lain. 

“Sopirnya bingung mau membelokkan ke mana, karena motornya tepat di belakang truk,” tambahnya.

Warga sekitar menyebut, material yang diangkut truk tersebut rencananya dikirim ke kawasan Graha Agung Highland yang tengah dibangun oleh developer Tomoland. Aktivitas keluar masuk truk proyek di jalur tersebut dinilai semakin intens dalam beberapa waktu terakhir, meski proyek disebut belum memiliki izin resmi. 

Bahkan pada pantauan lapangan media ini ketika menuju ke lokasi, lalu lintas truk pada kawasan tersebut cukup intens. Namun wartawan media ini jarang menemui truk yang melintas naik atau menuju ke proyek. Sebaliknya, truk yang mengarah turun atau keluar dari lokasi proyek cukup banyak.

Baca Juga : Diduga Mahasiswa UIN Malang Tewas Terlindas Truk Pengangkut Material Proyek Tomoland 

 

“Saat kecelakaan, material di truk itu mau dibawa ke perumahan. Dari arah sana (bawah, red), bongkar muatnya di atas, masuk ke kiri arah perumahan,” jelasnya.

Selain menimbulkan kemacetan meski dijalan yang kecil, lalu lintas truk proyek juga dikhawatirkan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama di jalur menanjak yang rawan kendaraan kehilangan tenaga. Warga pun meminta adanya perhatian serius dari pihak terkait terhadap aktivitas proyek yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Pagar rumah warga di sini juga sering kena tabrak truk yang tidak kuat menanjak. Dan memang tidak sekali dua kali kejadian seperti ini,” imbuh warga yang mengaku baru saja dari perkebunan miliknya itu.

Terkait korban, saksi menduga pengendara sepeda motor merupakan seorang mahasiswa yang saat itu berkendara seorang diri. “Sepertinya anak mahasiswa, sendirian tidak berboncengan,” katanya.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya pengaturan lalu lintas kendaraan proyek, termasuk memastikan kelengkapan perizinan proyek serta aspek keselamatan di lapangan. 

Sementara itu, berdasarkan laporan yang diterima media ini dari Satlantas Polres Malang, korban yang merupakan mahasiswa UIN Kampus 3 Malang mengalami luka pada bagian kaki kanan. Saat ini korban dilarikan ke Rumah Sakit Karsa Husada, Kota Batu. Untuk truk yang melindas korban sementara diamankan oleh polisi.


Topik

Peristiwa Tomoland Proyek Tomoland kecelakaan kecelakaan lalu lintas truk



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Madiun Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa