free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Manis dari Lereng Pacitan: Ketika Gula Aren Organik Menyeberangi Samudra

Penulis : Muhammad Choirul Anwar - Editor : Nurlayla Ratri

16 - Feb - 2026, 20:05

Placeholder
Aktivitas pekebun aren Pacitan.

JATIMTIMES - Dari lereng-lereng hijau Kabupaten Pacitan, Jawa Timur (Jatim), nira ditanak perlahan di atas tungku, mengental menjadi gula aren yang harum. Dari kepulan asap dan denting wajan panas itulah perjalanan panjang dimulai: melintasi pelabuhan, menyeberangi laut, hingga tiba di pasar Belanda, Malaysia, dan Australia.

Produk gula aren organik asal Pacitan kini resmi menembus pasar ekspor global. Di balik capaian itu, berdiri Kelompok Tani Akur X melalui badan usaha CV Temon Agro Lestari, Desa Temon, Kecamatan Arjosari, Pacitan. Dari desa inilah pengiriman dilakukan: 1 ton menuju Belanda, 10 ton ke Malaysia, dan 500 kilogram ke Australia.

Baca Juga : Fenomena Langka 2026! Gerhana Matahari Cincin Api Muncul 17 Februari, Cek Waktu dan Lokasinya

Angka-angka tersebut mungkin terlihat sederhana dalam statistik perdagangan, tetapi bagi 25 pekebun yang terlibat, itu adalah jejak kerja bertahun-tahun. Kerja yang tak hanya mengandalkan alam, tetapi juga proses panjang pembinaan dan penyesuaian standar.

Kelompok Tani Akur X merupakan kelompok binaan Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI), khususnya Direktorat Jenderal Perkebunan, melalui Program Desa Pertanian Organik Berbasis Komoditas Perkebunan. Program ini mendorong pengembangan komoditas berkelanjutan yang berorientasi pada peningkatan daya saing sekaligus akses pasar ekspor.

Pendampingan dilakukan secara menyeluruh—dari bantuan ternak ruminansia, penyediaan sarana dan prasarana pembuatan pupuk kompos, pelatihan pra-sertifikasi, hingga fasilitasi sertifikasi organik. Pekebun didorong memproduksi pupuk kompos secara mandiri dan menerapkannya di lahan mereka sendiri.

Hingga kini, lahan aren yang telah tersertifikasi organik mencapai 15,66 hektare. Dari hamparan itu, potensi produksi sekitar 18 ton per tahun tumbuh dengan standar yang kini diakui pasar internasional.

Perubahan paling terasa hadir pada nilai jual. Jika sebelumnya gula aren dihargai Rp20.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp30.000 per kilogram—selisih Rp10.000 dibandingkan produk konvensional. Kenaikan itu bukan sekadar angka, melainkan ruang napas ekonomi yang lebih longgar bagi pekebun kecil.

Pada 13 Februari 2026 lalu, ekspor gula aren organik produksi Kelompok Tani Akur X dilepas melalui kemitraan dengan sektor swasta. Pelepasan itu menjadi simbol bahwa rantai nilai desa kini tersambung langsung dengan pasar global.

Capaian dari lereng Pacitan itu pun sampai ke meja kementerian. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa keberhasilan ekspor gula aren organik dari Pacitan menjadi bukti nyata daya saing produk perkebunan rakyat di pasar global.

Baca Juga : Patroli Kring Serse Polres Situbondo Ungkap Judi Togel HK di Jangkar Jelang Ramadhan

“Kementerian Pertanian terus mendorong hilirisasi, sertifikasi, dan pengembangan desa ekspor agar nilai tambah dan manfaat ekonomi benar-benar dirasakan oleh petani,” kata Mentan Amran, Senin (16/2/2026).

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perkebunan Kementan Abdul Roni Angkat, menegaskan bahwa pendampingan berkelanjutan melalui Program Desa Pertanian Organik telah meningkatkan kualitas, nilai jual, dan akses pasar produk gula aren.

“Ke depan, Ditjen Perkebunan akan terus memperluas pembinaan agar semakin banyak pekebun yang naik kelas dan berorientasi ekspor,” ungkapnya.

Di antara kepulan asap tungku dan aroma nira yang mengental, perubahan itu berlangsung pelan namun pasti. Gula aren Pacitan tak lagi sekadar pemanis dalam cangkir-cangkir teh, melainkan penanda bahwa desa mampu berdialog dengan dunia—dengan caranya sendiri, melalui kerja yang tekun dan manis yang kini menyeberangi samudra.


Topik

Peristiwa pacitan gula aren ekspor



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Madiun Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Muhammad Choirul Anwar

Editor

Nurlayla Ratri