free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Seorang Pria Ditemukan Tewas Diduga Tertabrak Kereta Api di Pakisaji

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : A Yahya

16 - Feb - 2026, 13:48

Placeholder
Petugas gabungan saat mengevakuasi jenazah seorang pria yang diduga tewas tertabrak kereta api pada kawasan KM 59+2 di Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang pada Minggu (15/2/2026) malam. (Foto: PMI Kabupaten Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Seorang pria dilaporkan tertabrak kereta api (KA) saat berada di kawasan kilometer (KM) 59+2, Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Minggu (15/2/2026) malam. Akibat kejadian tersebut, korban dilaporkan tewas di lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut kemudian viral dan beredar di sejumlah WhatsApp Grup. Berdasarkan dokumentasi yang dihimpun JatimTIMES pada Senin (16/2/2026), nampak jasad korban yang terpental tak jauh dari rel kereta api.

Baca Juga : Bupati Jember Tegaskan Percepatan Pemulihan Banjir, 7.445 KK Terdampak di 10 Kecamatan

Di sisi lain, juga nampak sejumlah personel gabungan termasuk dari kepolisian dan Palang Merah Indonesia (PMI) yang sedang mengevakuasi jenazah korban. Hingga kini, Senin (16/2/2026), peristiwa seorang pria yang diduga tewas tertabrak kereta api tersebut sedang ditangani oleh petugas Polsek Pakisaji.

Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Pakisaji AKP Sunarko Rusbiyanto membenarkan adanya peristiwa yang kini viral tersebut. Ia menyebut, identitas korban meninggal diketahui merupakan seorang laki-laki berusia 27 tahun bernama Abdul Hikam Al Alam. Korban merupakan warga Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. 

"Dari keterangan masinis, ada orang tertemper (tertabrak, red) kereta api yang melaju dari arah utara ke selatan yakni dengan jurusan Malang-Gambir," ujar Sunarko.

Korban ditemukan pertama kali dalam keadaan tergeletak dengan kondisi luka parah pada bagian kepala. "Indikasi (penyebab kematian korban, red) belum diketahui, di lokasi sepi, jadi tidak ada saksi," imbuhnya.

Hingga sementara ini, disampaikan Sunarko, belum diketahui apakah korban tewas karena bunuh diri atau murni kecelakaan. Namun demikian, pihak kepolisian juga telah terhubung dengan keluarga korban guna kepentingan penyelidikan.

Baca Juga : Kesehatan Warga Prioritas Utama, Pemkot Surabaya Pastikan UHC Tetap Maksimal

"(Dugaan sementara, red) korban tertemper kereta api. Tapi kami belum bisa menyimpulkan, karena tidak ada saksi sama sekali," ujar Sunarko.

Sesaat setelah kejadian, tim gabungan yang turut melibatkan personel dari PMI Kabupaten Malang langsung mendatangi lokasi. Jenazah korban kemudian di evakuasi menggunakan ambulans guna kepentingan penanganan lebih lanjut.

"Semalam (Minggu, 15/2/2026) jenazah sudah di evakuasi dan di bawa ke kamar mayat RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Kanjuruhan, Malang," pungkas Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang M Yunus kepada JatimTIMES, saat dikonfirmasi Senin (16/2/2026).


Topik

Peristiwa kabupaten malang sunarko rusbiyanto



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Madiun Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa