Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan Rencanakan Sistem Economic Cercular di TPST

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Nurlayla Ratri

09 - Oct - 2024, 20:41

Placeholder
Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan sesuai berkeliling di TPA Supit Urang. (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan terus melakukan upaya untuk melakukan penanganan dan pengelolaan sampah di Kota Malang. Hal itu dengan akan melakukan rencana penerapan Local Service Delivery Improvement Program (LSDP).

Seperti diberitakan sebelumnya, Kota Malang menjadi satu dari enam kabupaten/kota yang dipilih sebagai pilot project penerapan LSDP. Dirjen Bangda Kemendagri Restuardy Daud beserta tim juga sudah melakukan peninjauan TPA Supit Urang di Kota Malang beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Semakin Dekat, Kota Malang Lolos Wakili Indonesia di Nominasi Kota Kreatif Dunia

Hasilnya, Restuardy menanggapi positif hasil kunjungannya ke Kota Malang. Dikatakannya, Kota Malang sudah siap untuk menerapkan LSDP. Hal ini diperkuat dengan keberadaan TPA Supit Urang yang bisa menjadi percontohan dalam pengelolaan sampah modern di perkotaan.

Bicara soal perkembangan terbaru, Iwan mengaku pihaknya membutuhkan satu tempat pengolahan sampah terpadu (TPST). Keberadaan TPST ini nantinya berada di lahan dengan luas sekitar 2 hektare dan diharapkan dapat menampung sampah dengan kapasitas 150-200 ton per hari.

“Kita butuh 1 TPST dan itu sudah cukup karena kita sudah punya TPA Supit Urang. Dinas Lingkungan Hidup sudah mengusulkan anggaran, rencana lahan sekitar 2 hektare dan bisa menampung 150 sampai 200 ton per hari nya,” jelas Iwan.

Menariknya, TPST ini nantinya menggunakan pendekatan yang berbeda dengan TPA Supit Urang. Orang nomor satu di Pemkot Malang itu mengatakan rencananya pengolahan sampah dilakukan memakai sistem Economic Cercular. Menurutnya cara itu bisa efektif dalam pengolahan sampah dan meningkatkan pendapatan daerah.

“Metode sanitary Landfill dengan cara menguruk sampah sampai penuh kemudian berpindah ketempat lain untuk pengurukan baru,” kata Iwan.

Namun, hal ini belum bisa menyelesaikan masalah dengan tuntas. Jika melalui program sirkular ekonomi dipastikan bisa menuntaskan masalah dan juga memberikan pendapatan daerah dan juga masyarakat.

Baca Juga : Calon Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Bakal Tuntaskan Masalah Parkir, Begini Caranya

“Artinya sampah bisa diolah untuk menjadi sumber pendapatan, baik pendapatan daerah maupun pendapatan masyarakat. Kebijakan ini menjadi salah satu yang harus dilaksanakan oleh daerah, manfaat lain dari program ini bisa mengurangi penumpukan sampah yang saat ini terjadi,” kata Iwan.

Iwan juga memohon doa restu dan dukungan agar program LSDP ini dapat berjalan lancar di Kota Malang. Dirinya juga akan terus memantau kesiapan penerapan LSDP di Kota Malang.

“Doakan saja mudah-mudahan kebijakan ini bisa berjalan, baik di tahun 2025 maupun 2026. Semua masih berproses, nanti akan diputuskan setelah annual work plan dari pemerintah pusat. Kesiapan daerah akan menjadi salah satu tolok ukur dari pelaksanaan program ini,” tutupnya.


Topik

Pemerintahan Kota Malang Iwan Kurniawan TPST



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Madiun Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Nurlayla Ratri

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan