JATIMTIMES - Ikan menjadi hewan yang tidak memiliki lidah. Dalam penciptaannya, tentu Allah SWT memiliki alasan mengapa menciptakan ikan tanpa memiliki lidah. Lalu, mengapa Allah SWT menciptakan ikan tanpa lidah?
Dari banyak sumber yang dirangkum, hal itu berkaitan dengan iblis yang diusir dari surga. Seperti diketahui bersama, iblis diusir dari surga karena ia enggan bersujud kepada Nabi Adam meskipun telah diperintahkan oleh Allah SWT.
Baca Juga : Rutin Makan Telur Bisa Bantu Turunin Kolesterol Loh
Selesai penciptaan Nabi Adam, Allah SWT memerintahkan semua makhluk bersujud kepada Nabi Adam. Semua makhluk pun menjalankan perintah Allah SWT kecuali iblis.
Iblis yang merasa lebih mulia dan derajatnya lebih tinggi daripada manusia kemudian enggan untuk bersujud. Allah SWT murka dan melaknat iblis. Dikeluarkannya iblis dari surga dan ditempatkan di Bumi.
Ketika sampai di Bumi, tempat yang pertama iblis datangi adalah lautan. Di sana, iblis bertemu dengan sosok ikan. Iblis, yang kesal dikeluarkan dari surga, kemudian menceritakan keburukan Nabi Adam kepada Ikan.
Riwayat Abul Laits Assamarqandi dari Hudzaifah, salah seorang sahabat bertanya, "Kenapa ikan tidak mempunyai lidah?"
Rasulullah menjelaskan, setelah diturunkan ke Bumi, iblis menuju ke lautan dan satu yang dijumpainya adalah ikan. Iblis pun menceritakan keburukan dan kekurangan Nabi Adam kepada ikan.
Iblis berkata, “Sesungguhnya Adam itu amat suka memburu dan membunuh binatang-binatang yang ada di lautan dan juga di daratan."
Setelah mendapat cerita tentang keburukan Nabi Adam dari Iblis, ikan kemudian akan mengabarkan kabar fitnah tersebut kepada binatang laut lainnya.
Baca Juga : Risma dan Gus Hans Ziarah ke Makam Bung Karno: Minta Restu untuk Pilkada Jatim 2024
Allah SWT yang mengetahui hal tersebut sangatlah tidak menyukai apa yang dilakukan ikan. Allah SWT segera memberikan perlindungan kepada Nabi Adam dan memberikan hukuman kepada ikan.
Dengan kebesaran dan kekuasaannya, Allah mencabut lidah ikan guna menghindari ikan tersebut menyebarkan informasi yang tidak benar lagi kepada makhluk lainnya.
"Dan (ingatlah) ketika kami berfirman kepada malaikat: Tunduklah (beri hormat) kepada Nabi Adam. Lalu mereka sekaliannya tunduk memberi hormat melainkan Iblis; dia enggan dan takabur dan menjadilah dia dari golongan yang kafir" (Al Baqarah : Ayat 34).
