JATIMTIMES - Dalam Al-Qur'an Surat Al Anbiya, ayat 85-86 san Surat Shad ayat 48 dijelaskan tentang kisah Nabi Zulkifli. Sosok Nabi Zulkifli AS merupakan keturunan dari Nabi Ayyub AS.
"Dan (ingatlah kisah) Ismail, Idris, dan Zulkifli. Semua mereka termasuk orang-orang yang sabar. Kami telah memasukkan mereka ke dalam rahmat Kami. Sesungguhnya mereka termasuk orang-orang yang saleh." (QS Al Anbiya: 85-86).
Baca Juga : Gus Iqdam Ijazahkan Wirid Agar Utang Cepat LunasĀ
Ketika menjadi raja, sosok Nabi Zulkifli merupakan raja yang adil dan begitu sabar. Kisahnya menjadi raja karena berhasil menang dalam sayembara. Sayembara tersebut yakni, harus menahan lapar dan menahan amarah. Hal ini seperti yang terangkum dakam buku Kisah Menakjubkan 25 Nabi dan Rasul karya Watiek Ideo.
Penamaan Zulkifli sendiri, didapat saat ia usai menyandang tahta raja. Namun, kekuasaan tidak membuatnya berubah sombong dan semena-mena.
Dan satu ketika, seperti dikisahkan dalam Buku Kisah 25 Nabi dan Rasul oleh Ahmad Fatih, Nabi Zulkifli AS sempat bertemu dengan iblis. Saat itu, iblis datang utnuk mengoda, meruntuhkan kesabaran Nabi Zulkifli.
Ketika itu, datang seorang rakyat jelata yang sebenarnya jelmaan iblis. Namun, saat itu, ia tidak mengetahui bahwa rakyat tersebut adalah jelmaan iblis.
Rakayt itu menyampaikan ingin bertemu dengan Zulkifli AS. Namun, saat itu Nabi Zulkifli AS sedang beristirahat. Beberapa riwayat mengatakan, istirahat yang dilakukan Nabi Zulkifli AS merupakan sebuah ibadah.
Ia lalu meminta perwakilan untuk menemuinya. Rakyat jelmaan iblis itu tetap saja bersikeras untuk menemui langsung Nabi Zulkifli.
Setelah itu, Nabi Zulkifli pun beranjak untuk menemui rakyat tersebut. Setelah itu, Nabi Zulkifli berada di ruang pengadilan istana, tetapi lelaki jelata tersebut tidak kunjung ada dan pergi entah kemana.
Baca Juga : Gagasan Asmualik untuk Masa Depan Kota Malang, Siap Jadi Garda Depan Teknologi
Kemudian, esok hari iblis tersebut juga kembali datang dan berusaha kembali untuk menggoda serta meruntuhkan kesabaran Nabi Zulkifli AS. Iblis itu berpura-pura untuk untuk menemui Nabi Zulkifli AS.
Nabi Zulkifli AS tanpa rasa marah tetap mencoba menghampirinya. Namun sama dengan sebelumnya, rakyat tersebut tiba-tiba menghilang tidak ada lagi. Hal itupun telah sering dialami Nabi Zulkifli AS
Sementara itu, selain memiliki kelebihan sebagai nabi yang sabar, Nabi Zulkifli AS juga merupakan sosok yang memiliki kelebihan atau mukjizat dari Allah SWT. Mukjizat beliau berupa doa yang mustajab. Tentunya, anugerah ini berkat kesabaran, kejujuran, dan sikapnya yang selalu menepati janji.
Kemustajaban doa Nabi Zulkifli AS terbukti saat Nabi Zulkifli AS dan para pengikutnya ikut berperang. Meski dengan jumlah pasukan yang timpang jauh, di mana pasukan Nabi Zulkifli AS sangat sedikit dan pasukan musuh dengan jumlah yang cukup banyak, tetapi kemenangan tetap diraih oleh pasukan dari Nabi Zulkifli AS.
Bahkan yang lebih mencengangkan, dalam peperangan tersebut tidak ada satupun orang dari pasukan Nabi Zulkifli AS yang tewas dalam pertempuran. Tentu, kemenangan dalam peperangan yang diperoleh Nabi Zulkifli AS atas izin Allah SWT.
