Bulan Suro merupakan momen bagi perguruan silat di Madiun untuk malakukan pengesahan warga baru. Hari ini Minggu (13/9/2020), salah satu perguruan pencak silat yang lahir di Madiun, Ki Ageng Pandan Alas (PA), melakukan tasyakuran atas kelulusan 82 warga barunya.
Kegiatan tasyakuran merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan perguruan pencak silat Ki Ageng Pandan Alas setelah melakukan pengesahan warga baru. Bertempat di lapangan Padepokan Ki Ageng Pandan Alas di Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, acara tersebut turut dihadiri Ketua Umum Ki Ageng Pandan Alas Nurrosyif Anang Kusuma bersama sesepuh Ki Ageng Pandan Alas Koestari Andi Andaya serta semua pengurus pusat dan cabang Kabupaten Madiun.
Dalam acara tasyakuran tersebut, Koestari menyampaikan, tujuan diselenggarakan tasyakuran warga baru Ki Ageng Pandan Alas itu sebagai ucapan rasa syukur kepada Allah SWT bahwa ranting Kare pada tahun 2020 ini telah mengesahkan warga baru sebanyak 82 orang dan warga baru ranting Kecamatan Gemarang sebanyak 17 orang.
Koestari juga berpesan bahwa warga Ki Ageng Pandan Alas dilarang keras untuk merokok. Apabila ada warga Ki Ageng Pandan Alas yang merokok, maka dia belum memahami ajaran Ki Ageng Pandan Alas.
Koestari juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Kare, Koramil Kare, dan Polsek Kare atas dukungan pengamanan sehingga kegiatan ini terselenggara dengan aman lancar dan kondusif.
Pengamanan acara tersebut dipimpin langsung oleh Waka Polsek Kare Ipda Agus Budi Waluyo,. Dia mengucapkan selamat atas terlaksananya kegiatan tasyakuran warga baru ranting Kare dan Gemarang.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih. Dalam kegiatan hari ini, semua keluarga persilatan Ki Ageng Pandan Alas sudah mematuhi protokol kesehatan dalam rangka ikut mencegah penyebaran virus covid-19,” ujarnya.
