Nuri Karimatunissa tampaknya semakin menguatkan tekad untuk bertarung dalam Pilbup Ngawi 2020 ini.
Keponakan dari Presiden RI keempat, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ini bahkan mulai menggalang dukungan moral.
Baca Juga : Disebut Bakal Maju Pilwali dengan Jagonya Risma Ini Kata Ketua PCNU Surabaya
Salah satunya dengan mendatangi tokoh masyarakat dan tokoh budaya di Ngawi, yakni Dalang Poer.
Mbak Nuri mengungkapkan, kunjungannya tersebut merupakan wujud silaturahmi.
"Kedatangan saya ini dalam rangka dialog soal falsafah Ngawi tentang Pring Sedapur. Dalang Poer merupakan sesepuh budayawan Ngawi, sebagai orang muda tentu wajib saya ngangsu kaweruh (menimba ilmu) pada beliau," ujar Mbak Nuri.
Selain mempelajari falsafah-falsafah kehidupan masyarakat Ngawi, Mbak Nuri secara tersirat juga datang untuk meminta restu dan dukungan dari Dalang Poer.
Meski pasangan yang akan digandengkan dalam Pilbup Ngawi 2020 dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) belum diumumkan secara resmi, santer beredar kabar jika Mbak Nuri akan maju sebagai wakil H Jumirin.
Sayangnya, Mbak Nuri masih enggan buka suara dan memilih untuk menunggu keputusan dari partai.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Dalang Poer banyak memberikan wejangan tentang falsafah Pring Sedapur yang dipercayai masyarakat Ngawi.
Baca Juga : Elektabilitas Ridwan Kamil-Ganjar Pranowo Naik, Anies Baswedan Malah Turun
"Asal mula Ngawi berawal dari kata bambu. Bambu mempunyai watak tubuh bersama saling berangkulan sama lain bersatu, dan tidak ada artinya jika tidak tulus," ujar Dalang Poer.
Diharapkan, nantinya Mbak Nuri dapat menjadi wakil rakyat yang meneladani falsafah tersebut.
"Harapannya seperti itu. Bersatu saling berangkulan sama lain dan bersatu untuk memajukan Ngawi," tegasnya.
Seperti diketahui, Mbak Nuri berencana maju dari partai PKB dan telah terdaftar menjadi calon wakil bupati Ngawi.
