Sembako merupakan bahan pokok yang utama dalam kehidupan sehari-hari. Terutama di tengah pandemi COVID-19. Banyak masyarakat yang mengharapkan uluran tangan pemerintah terkait penyediaan bahan pokok.
Pada pagi tadi, tepatnya pukul 09.00 WIB, Partai Demokrat membagikan sembako kepada masyarakat kota Madiun dan Yayasan Panti Asuhan yang ada di Kota Madiun. Hal ini diharapkan dapat mengurangi beban ekonomi masyarakat kota Madiun akibat dampak Pandemi covid-19.
Tidak hanya sampai di situ, beberapa hari ke depan Pemerintah Kota Madiun akan membagikan 7.478 paket sembako. Hal ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Madiun Drs. H. Maidi, SH,.MM,M,Pd.
"Kita rencanakan pembagian sembako sebanyak 7.478 paket untuk masyarakat," ucapnya.
Maidi juga menegaskan, bahwa untuk pembagian paket itu, masyarakat yang berhak menerima bantuan tak perlu khawatir bila belum menerimanya nanti.

"Bila nanti masih ada warga yang terlewat, masyarakat diharapkan segera mengajukan diri untuk didata dan akan diberikan sembako," ujarnya.
Dalam pidatonya, orang nomor satu di kota pendekar ini juga menjelaskan, bahwa virus covid-19 tidak dapat ditebak kapan akan berakhir. Karena itu, dirinya mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam pencegahannya.
"Kita bersama melawan covid-19," tegasnya.
Selain itu, dalam pidatonya juga dijelaskan agar masyarakat tetap menjaga kebersihkan diri dan lingkungan. Paling utama adalah tidak perlu khawatir karena sampai saat ini, kota Madiun masih masuk dalam zero COVID-19. Akan tetapi pihaknya mengingatkan agar masyarakat tidak sembrono.
Terkait bantuan sembako yang dilakukan oleh Partai Demokrat, Maidi menyampaikan, hal itu adalah bagian dari sinergitas pemerintah dengan partai politik yang ada di wilayahnya.
Dirinya juga mengimbau bagai para donatur untuk saling bahu membahu meringankan beban masyarakat di tengah pandemi covid-19 ini.
"Kita siap fasilitasi bantuan-bantuan itu," tandasnya.
