Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Olahraga

Cegah Rusuh Final Piala Gubernur, POlres Tulungagung Nobar Bersama Bonek

Penulis : Joko Pramono - Editor : A Yahya

21 - Feb - 2020, 02:53

Placeholder
kaplres dan forkopimda nobar bersama Bonek di GOR Lembu Peteng (Joko Pramono for Jatim Times)

Untuk mencegah terjadinya kerusuhan saat laga final Piala Gubernur Jawa TImur 2020 antara Persebaya dan Persija Jakarata, Polres Tulungagung menggelar nonton bareng Bonek di GOR Lembu Peteng, Kamis (20/2/20).

Selain nobar, ratusan Bonek Tulungagung juga melakukan penggalangan dana untuk korban kerusuhan di Blitar yang terjadi saat pertandingan antara Persebaya dan Arema, Selasa (18/2/20) kemarin.

Hasil dari penggalangan dana itu akan diserahkan ke koordinator Bonek pusat yang berada di Surabaya untuk disalurkan ke Blitar.

“Setiap kali tandang dan timbul efek negatif di suatu tempat, kami selalu menggalang dana. Nanti Bonek Disaster yang akan menyalurkan,” ujar koordinator kegiatan, Wahyu alias Madek.

Dari penggalangan dana itu terkumpul uang 1 juta lebih. Diharapkan dana yang terkumpul bisa meringankan dampak negatif yang timbul. Pihaknya akan memantau penyaluran uang itu agar tepat sasaran.

“Kami selalu berkomunikasi dengan tim yang ada di lapangan, serta Bonek yang ada di Surabaya,” ucap Wahyu.

Dari data yang dimilikinya, secara resmi ada sekitar 400 bonek yang terdaftar dalam 16 komunitas di 19 kecamatan. Mereka sudah mengantongi kartu anggota Bonek.

Namun jumlah itu hanya sebagian kecil dari bonek yang tidak terdaftar. Buktinya, saat nobar jumlah bonek yang hadir lebih dari daftar yang dimilikinya.

Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia, mengatakan nonton bareng ini salah satu cara untuk mengarahkan Bonek selama final. Dengan nonton bareng ini diharapkan mereka tidak berangkat ke Sidoarjo.

“Kami ajak semua komunitas Bonek nobar di sini saja. Tidak usah berangkat ke Sidoarjo,” terang EG Pandia.

Untuk mencegah Bonek berangkat ke Sidoarjo, juga dilakukan penyekatan di jalan menuju Sidoarjo seperti di Desa Pojok, Ngantru dan Karangrejo yang berbatasan dengan Kabupaten Kediri.

Selama nobar Polres Tulungagung juga melakukan penjagaan ketat, meski dengan suasana santai.

Saat pertandingan selesai, polisi juga mengawal Bonek yang kembali ke daerahnya masing-masing. Pengawalan dilakukan per kecamatan, dan total mengerahkan sekitar 200 personil.

“Kami kawal sampai ke wilayah masing-masing dengan aman,” pungkas EG Pandia.


Topik

Olahraga tulungagung berita-tulungagung Cegah-Rusuh-Final-Piala-Gubernur POlres-Tulungagung-Nobar-Bersama-Bonek final-Piala-Gubernur-Jawa-TImur-2020 Persebaya-dan-Persija-Jakarata Polres-Tulungagung



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Madiun Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Joko Pramono

Editor

A Yahya

Olahraga

Artikel terkait di Olahraga