Bupati Sanusi Pastikan Kesiapan Dapur Umum untuk Puncak Harlah 1 Abad NU: Kapasitas 30 Ribu Porsi
Reporter
Tubagus Achmad
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
07 - Feb - 2026, 03:35
JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi melakukan peninjauan langsung ke lokasi dapur umum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang di area Pendapa Agung Kabupaten Malang yang disiapkan untuk menyukseskan kegiatan mujahadah kubro dan puncak peringatan hari lahir 1 abad Nahdlatul Ulama (NU).
Dalam peninjauannya tersebut, Sanusi didampingi Staf Ahli Bupati Malang Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Bambang Istiawan; Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang drg. Wiyanto Wijoyo; Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Malang Imam Suyono; Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Sigit Yuniarto; Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan; serta perwakilan dari PCNU Kabupaten Malang.
Baca Juga : Pemandu Lagu di Mojokerto Dikeroyok 4 LC, Korban Lapor Polisi
Bupati Malang HM. Sanusi menyampaikan, bahwa dapur umur yang didirikan di area Pendapa Agung Kabupaten Malang ini dinyatakan siap untuk mengolah bahan baku pangan menjadi masakan yang sehat dan bergizi. Di mana untuk makanan yang disajikan diperuntukkan bagi peserta atau jemaah mujahadah kubro dan puncak peringatan hari lahir 1 abad NU serta masyarakat umum lainnya.
"Pemkab Malang menyediakan dapur umum di halaman Pendapa Agung Kabupaten Malang dengan kapasitas 30 ribu porsi makan dan minum bagi peserta atau jemaah mujahadah kubro dan puncak harlah 1 abad Nahdlatul Ulama," ungkap Sanusi, Sabtu (7/2/2026).
Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Malang itu juga mempersilahkan panitia pelaksana mujahadah kubro dan puncak peringatan hari lahir 1 abad NU untuk memaksimalkan area Pendapa Agung Kabupaten Malang sebagai pusat pelayanan para jemaah yang hadir.
"Kami mempersilahkan panitia untuk memaksimalkan Pendapa Agung Kabupaten Malang sebagai pusat pelayanan mulai dari drop zone, toilet, masjid atau musala dan tempat transit," tutur Sanusi.
Sanusi juga berkesempatan mencicipi olahan masakan yang sudah siap untuk dikemas. Mulai dari capjay hingga telur dadar. Menurutnya, olahan pangan yang dimasak oleh tim dari BPBD Kabupaten Malang, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang, Tagana Kabupaten Malang, serta relawan sudah enak dan sangat layak dikonsumsi.
Baca Juga : Alur Kedatangan, Parkir hingga Kepulangan Jemaah Mujahadah Kubro di Malang
"Dapur Umum ini disiapkan untuk peserta atau jemaah dari Kabupaten Malang dan dari wilayah lainnya yang memerlukan makanan dan minuman bisa datang. Kapasitas yang disiapkan 30 ribu selama dua hari sejak hari ini. Siapa pun boleh datang kesini," tegas Sanusi.
Lebih lanjut, Pemkab Malang juga menyiapkan tim untuk proses pengiriman logistik makanan ke beberapa posko mujahadah kubro dan puncak peringatan hari lahir 1 abad NU. Salah satunya di posko yang terletak di SMPN 6 Kota Malang agar dekat dengan lokasi mujahadah kubro dan puncak peringatan 1 abad NU di Stadion Gajayana.
"Disediakan dua mobil. Makanan yang dikemas nasi bungkus ini di delivery oleh petugas dan dibantu pengawalannya oleh petugas atau Banser NU Kabupaten Malang, agar makanan dari dapur umum ini bisa terdistribusikan," pungkas Sanusi.
