Lima Hari Tak Ikut Salat Jamaah, MD Ditemukan Tak Bernyawa di Rumahnya

13 - Feb - 2025, 03:28

Petugas saat melakukan evakuasi terhadap korban meninggal dunia di Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Kamis (13/2/2025). (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Warga dibuat geger dengan bau menyengat yang keluar dari salah satu rumah di Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Kamis (13/2/2025). Ternyata, di dalamnya didapati seorang pria berinisal MD (51) ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.

MD ditemukan oleh warga dalam kondisi tengkurap di atas tempat tidur. Dengan menggunakan pakaian kaos warna putih lengan pendek, memakai celana warna hitam.

Baca Juga : PMII Kota Malang Gagal Bayar Hadiah Kejuaraan Bulutangkis, PBSI Kota Malang Turun Tangan

“Kondisi jenazah saat ditemukan sudah dalam kondisi lebam,” ungkap Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto.

Yudi menjelaskan, kronologi ditemukan MD dalam kondisi meninggal dunia, saat warga mencium bau yang menyengat dari rumah tersebut. Kemudian warga mencoba memeriksa rumah korban, namun didapati pintu rumah tertutup dan terkunci.

“Selanjutnya warga ini mencoba untuk mengintip dari jendela kamar tidur yang ditempati korban, didapati MD sudah meninggal dunia dalam posisi tengkurap,” imbuh Yudi.

Menurut ketua RT setempat, sebelum ditemukan meninggal dunia korban sudah lima hari tidak keluar ke rumah. Sebab, MD dikenal warga setempat rajin salat Isya di masjid.

Diusinya 51 tahun korban belum menikah. Kegiatan sehari-hari mengumpulkan barang bekas yang dikumpulkan di rumah tersebut.

Baca Juga : Tata Cara dan Doa Lengkap Ziarah Kubur di Makam Wali

“Dari keterangan pihak keluarga bahwa korban ini tidak ada riwayat sakit. Terakhir kali mengunjungi ibunya pada 9 Februari 2025,” kata Yudi.

Setelah melakukan kunjungan tersebut, MD tidak pernah mengunjungi ibunya. Dan diketahui ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Dan dari pihak keluarga alamarhum, hanya menghendaki terhadap jenazah almarhum dilakukan pemeriksaan luar saja, dan tidak berkenan dilakukan autopsi,“ tutup Yudi.