JATIMTIMES - Memasuki puncak musim penghujan, banjir kembali melanda berbagai wilayah Indonesia dan memaksa ribuan warga meningkatkan kewaspadaan.
Di Aceh, sejumlah kabupaten terendam akibat hujan deras yang tak kunjung reda. Situasi serupa terjadi di Sumatera Utara, khususnya di Sibolga, Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Tengah yang dilaporkan mengalami banjir sekaligus longsor.
Baca Juga : Viral, Truk Penambang Pasir di Lumajang Tetap Beroperasi meski Semeru Berstatus Awas
Sementara di Jawa Barat, kawasan Sukabumi menjadi salah satu titik terdampak paling parah dengan ratusan rumah terendam dan akses jalan terganggu.
Beberapa wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur juga tak luput dari ancaman banjir akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini bukan hanya mengganggu aktivitas harian warga, tetapi juga memunculkan kekhawatiran kolektif, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah rawan bencana.
Di tengah situasi ini, banyak umat Muslim mencari amalan dan doa yang bisa dibaca untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT. Berikut beberapa doa yang diajarkan Rasulullah SAW untuk keselamatan dan perlindungan dari marabahaya. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini sejumlah doa yang bisa dipanjatkan:
1. Doa agar Terhindar dari Bahaya
Dalam hadis yang diriwayatkan Abu Dawud dan Tirmidzi, Utsman bin Affan radhiyallahu'anhu menyebut bahwa Nabi Muhammad SAW mengajarkan doa ini untuk memohon perlindungan dari segala bahaya, baik yang tampak maupun tidak. Doa ini dapat dibaca kapan saja, terutama saat situasi rawan bencana.
Arab:
بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Latin:
Bismillahilladzi laa yadhurru ma'asmihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaa’, wa huwas-samii’ul ‘aliim.
Artinya:
“Dengan menyebut nama Allah, yang dengan sebab nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan. Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
2. Doa Memohon Perlindungan dari Keburukan
Doa ini dipanjatkan Nabi untuk memohon perlindungan dari hal-hal yang bisa menjerumuskan, baik disebabkan diri sendiri maupun orang lain. Cocok dibaca saat menghadapi situasi penuh ketidakpastian seperti bencana alam.
Arab:
اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَضِلَّ أَوْ أُضَلَّ أَوْ أَزِلَّ أَوْ أُزَلَّ أَوْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ أَوْ أَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عَلَىَّ
Latin:
Allahumma inni a‘udzu bika an adhilla aw udhalla, aw azilla aw uzalla, aw azhlima aw uzhlama, aw ajhala aw yujhala ‘alayya.
Artinya:
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu agar aku tidak tersesat atau disesatkan, tergelincir atau digelincirkan, menzalimi atau dizalimi, serta berbuat bodoh atau dibodohi.”
3. Doa Saat Terjadi Bencana Alam
Ketika bencana melanda, umat Muslim dianjurkan memperbanyak doa. Salah satu doa yang kerap dibaca adalah doa perlindungan ini, sebagaimana terdapat dalam hadis riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi.
Arab:
بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Latin:
Baca Juga : Mepet Gorong-Gorong dan Jalan, Shelter Trans Jatim di Sawojajar Dikeluhkan
Bismillahilladzi la yadurru ma'asmihi syai'un fil ardhi wa laa fissamaa’i, wa huwassamii’ul ‘aliim.
Artinya:
“Dengan menyebut nama Allah, yang dengan sebab nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan. Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
4. Doa Keselamatan untuk Diri dan Keluarga
Di tengah kondisi cuaca ekstrem, menjaga kesehatan juga tak kalah penting. Doa ini diajarkan agar seseorang memohon keselamatan fisik dan kesehatan indera.
Arab:
اَللَّهُمَّ عَافِنِى فِى بَدَنِى اللَّهُمَّ عَافِنِى فِى سَمْعِى اللَّهُمَّ عَافِنِى فِى بَصَرِ
Latin:
Allahumma ‘afini fi badani, Allahumma ‘afini fi sam‘i, Allahumma ‘afini fi bashari, la ilaha illa anta.
Artinya:
“Ya Allah, sehatkanlah badanku. Ya Allah, sehatkanlah pendengaranku. Ya Allah, sehatkanlah penglihatanku. Tidak ada Tuhan selain Engkau.”
5. Doa Berlindung dari Takdir Buruk
Doa berikut dibaca Rasulullah SAW untuk memohon agar dijauhkan dari takdir yang buruk, kesengsaraan, dan bencana yang berat.
Arab:
اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ جَهْدِ الْبَلَاءِ، وَدَرَكِ الشَّقَاءِ، وَسُوْءِ الْقَضَاءِ، وَشَمَاتَةِ الْأَعْدَاءِ.
Latin:
Allahumma innii a‘uudzubika min jahdil balaa-i, wa darakisy syaqaa-i, wa suu-il qadhaa-i, wa syamaatatil a‘daa-i.
Artinya:
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari beratnya bala, kesengsaraan, buruknya takdir, dan kegembiraan para musuh.”
Di tengah cuaca ekstrem dan kondisi banjir yang mengkhawatirkan, selain meningkatkan kewaspadaan, berdoa adalah bentuk ikhtiar yang dianjurkan. Semoga Allah SWT melindungi kita semua, menjaga keluarga, serta meringankan masyarakat yang sedang terdampak bencana.
