JATIMTIMES - Setiap orang tentu menginginkan rezeki yang lancar, berkah, dan mencukupi kebutuhan hidupnya. Dalam Islam, rezeki tidak hanya diartikan sebagai harta, tetapi juga kesehatan, ilmu, keluarga yang harmonis, hingga ketenangan hati. Namun, menurut ulama kharismatik Buya Yahya, ada satu kebiasaan yang kerap dianggap sepele tetapi justru bisa menjadi penghalang turunnya rezeki, yakni tidur pagi setelah Subuh.
Dalam salah satu ceramahnya yang disiarkan melalui kanal YouTube Al-Bahjah TV, Buya Yahya menegaskan bahwa tidur pagi dapat membawa seseorang kepada kefakiran. Bahkan, bukan hanya fakir harta, tetapi juga fakir ilmu.
Baca Juga : Ramalan Zodiak Kamis 21 Agustus 2025: Keberuntungan, Tantangan, dan Peluang Setiap Zodiak
“Tidur pagi menghalangi rezeki, banyak tidur menyebabkan kefakiran, fakir harta dan fakir ilmu juga,” ujar Buya Yahya, dikutip Kamis (21/8/2025).
Beliau menjelaskan, banyak orang terbiasa begadang hingga larut malam sehingga ketika waktu Subuh tiba, mereka melaksanakan shalat seadanya lalu kembali tidur. Padahal, menurut Buya Yahya, pagi hari setelah Subuh adalah waktu yang sangat berharga untuk beribadah, mencari ilmu, atau bekerja.
“Begadang gayanya akhirnya Subuh malah nggak ngaji, ini rugi,” tambahnya.
Tidur Pagi dalam Pandangan Islam
Kebiasaan tidur pagi memang dibahas dalam berbagai literatur Islam. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:
"Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya."
(HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah)
Hadis ini menunjukkan bahwa waktu pagi adalah saat yang penuh keberkahan, sehingga sangat dianjurkan untuk memanfaatkannya dengan aktivitas positif. Para ulama menafsirkan bahwa tidur di pagi hari setelah Subuh dapat membuat seseorang kehilangan kesempatan meraih keberkahan tersebut.
Selain itu, banyak riwayat yang menyebutkan bahwa sahabat Rasulullah SAW terbiasa memulai aktivitas sejak pagi. Mereka bekerja, berdagang, atau menuntut ilmu di waktu pagi sebagai bentuk ikhtiar sekaligus menjemput berkah.
Dampak Negatif Tidur Pagi
Menurut penjelasan Buya Yahya dan diperkuat dengan pandangan para ulama, kebiasaan tidur pagi dapat membawa sejumlah dampak buruk, antara lain:
1. Menutup pintu rezeki – seseorang bisa kehilangan kesempatan berusaha di waktu paling produktif.
2. Membuat malas dan lemah semangat – tidur pagi berlebihan bisa membuat badan lemas dan kurang semangat menjalani hari.
3. Mengurangi keberkahan ilmu – waktu pagi seharusnya dimanfaatkan untuk belajar atau membaca Al-Qur’an, bukan justru tidur.
4. Mengganggu kesehatan – dari sisi medis, tidur terlalu lama di pagi hari juga bisa memengaruhi metabolisme tubuh dan menyebabkan rasa lesu.
Baca Juga : Kalender Jawa Kamis Kliwon, 21 Agustus 2025: Watak Weton, Rezeki, Jodoh, dan Hari Baik
Amalan Positif yang Dianjurkan di Pagi Hari
Daripada tidur setelah Subuh, Buya Yahya mengajak umat Islam untuk mengisi waktu pagi dengan amalan yang bermanfaat. Beberapa amalan yang dianjurkan antara lain:
• Membaca Al-Qur’an
Waktu pagi setelah Subuh adalah saat terbaik untuk tilawah Al-Qur’an karena suasana masih tenang dan pikiran segar.
• Salat Dhuha
Rasulullah SAW menganjurkan salat Dhuha sebagai amalan sunnah yang dipercaya bisa melapangkan rezeki.
• Dzikir dan doa pagi
Membaca doa dan dzikir pagi bukan hanya menenangkan hati, tetapi juga menjadi benteng dari keburukan sepanjang hari.
• Belajar atau menuntut ilmu
Waktu pagi sering disebut sebagai waktu emas untuk belajar karena daya ingat masih kuat.
• Bekerja atau beraktivitas
Islam sangat menganjurkan umatnya untuk produktif. Memulai pekerjaan di pagi hari bisa membuat usaha lebih maksimal.
Pentingnya Menjaga Pola Tidur
Meski tidur pagi dianggap tidak baik, Islam tetap menekankan pentingnya menjaga kesehatan tubuh melalui istirahat yang cukup. Oleh karena itu, menghindari begadang yang tidak bermanfaat adalah solusi agar seseorang tidak merasa kelelahan di pagi hari.
Buya Yahya pun menekankan bahwa tidur di malam hari setelah Isya sangat dianjurkan agar tubuh mendapat istirahat yang cukup. Dengan begitu, seseorang bisa bangun lebih awal, menunaikan shalat Subuh, lalu melanjutkan hari dengan aktivitas positif.
Pesan Buya Yahya tentang bahaya tidur pagi setelah Subuh menjadi pengingat penting bagi umat Islam. Tidur pagi dapat membuat rezeki seret, bahkan mendatangkan dua jenis kefakiran: harta dan ilmu. Sebaliknya, pagi adalah waktu penuh berkah yang sebaiknya dimanfaatkan untuk beribadah, menuntut ilmu, atau bekerja.
Dengan meninggalkan kebiasaan tidur pagi dan menggantinya dengan amalan yang bermanfaat, insyaAllah pintu rezeki akan terbuka lebih luas dan kehidupan menjadi lebih berkah.
Catatan: Nasihat ini bukan berarti seseorang sama sekali tidak boleh tidur pagi, misalnya bagi yang sakit atau memiliki pekerjaan malam hari. Namun, menjadikan tidur pagi sebagai kebiasaan rutin dapat berdampak buruk bagi keberkahan hidup.
