Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Hiburan, Seni dan Budaya

Gelar Tradisi Methik Pari, Bentuk Syukur Petani di Desa Tugu Rejotangan Jelang Panen

Penulis : Anang Basso - Editor : A Yahya

05 - Aug - 2025, 19:58

Placeholder
Ritual Methik pari di Desa Tugu, Kecamatan Rejotangan/ Foto : Anang Basso/ Tulungagung Times

JATIMTIMES - Petani di Desa Tugu, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, menggelar tradisi methik pari. Tradisi methik pari adalah sebuah istilah yang digunakan oleh suatu masyakat daerah yang akan memanen padi miliknya.

Methik atau petik pari ini adalah sebuah tradisi yang dilakukan seorang masyarakat yang hendak melakukan panen padi. 

Baca Juga : Sistem Penyediaan Air Minum Bango Kapasitas 200 LPS Diresmikan, Wali Kota Malang: Bentuk Kemandirian Air Bersih

"Tradisi ini sudah mejadi tradisi turun temurun dari nenek moyang kami," kata Didik Purna Nugroho, Kepala Desa Tugu, Selasa (5/8/2025).

Methik pari di Desa Tugu, seperti juga di wilayah lain dilakukan beberapa hari sebelum panen akan tiba. 

Bukan hanya turun ke sawah, petani sebelum melakukan methik pari juga menyiapkan ritual selametan dengan memasak menu kenduri untuk dibawa ke sawah.

"Untuk serangkaian acara pada tasyakuran padi dibacakan do'a bersama yang dipimpin oleh salah satu sesepuh adat," ujarnya.

Selamatan ini adalah bentuk syukur karena diberikan rezeki berupa panen setelah petani menanam dan merawat padi miliknya.

"Selamatan juga dimaksudkan memohon pada Tuhan agar diberikan kelancaran, keselamatan dan musim mendatang bebas dari serangan hama dan hasil panen lebih memuaskan," tuturnya

Baca Juga : Run Seokjin EP Tour Siap Guncang O2 Arena London: Konser Dimulai Rabu 6 Agustus 2025

Desa Tugu sendiri dapat dikategorikan sebagai desa mandiri dan swasembada pangan. Warga yang mayoritas petani di Desa Tugu, hasil panennya mampu menopang kebutuhan bahan pokok berupa beras.

Meski pengolahan dan cara bertani di Desa Tugu semakin modern, menurut Kades Didik, tradisi yang ada tetap dilestarikan termasuk methik pari ini.

"Kita berharap budaya yang luhur ini tetap dilestarikan meskipun cara bertani kita menyesuaikan dengan tekhnologi yang berkembang," tandasnya.


Topik

Hiburan, Seni dan Budaya Desa tugu tulungagubg methik pari didik purna nugraha



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Madiun Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anang Basso

Editor

A Yahya

Hiburan, Seni dan Budaya

Artikel terkait di Hiburan, Seni dan Budaya