Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Hiburan, Seni dan Budaya

Basa Engghi-Bunten Memudar, Hierarki Sosial Madura Luntur di Kalangan Milenial Akhir

Penulis : Romzul Fannani - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

30 - Jul - 2025, 20:48

Placeholder
Ilustrasi buku pengenalan bahasa Madura (Foto: dibuat oleh Romzul Fannani/jatimTIMES)

JATIMTIMES – Bahasa Madura halus, atau yang disebut dengan “basa engghi-bunten”, kini mulai memudar di kalangan Milenial Akhir. Padahal, bahasa ini menjadi simbol atau nilai kesantunan, tata krama, dan hierarki sosial dalam budaya Madura.

Seperti yang dijelaskan Abd. Hannan pengurus Taruna Budaya Kabupaten Sumenep. Menurutnya, dalam kehidupan sehari-hari, golongan milinial akhir kerap terbawa dengan suasana bahasa asing yang elok didengar.

Baca Juga : Scoopy Velocreativity Sampang: Inspirasi Gaya, Modifikasi, dan Kebersamaan Pecinta Skutik Fashion

“Apalagi lingkungan sosial dan pendidikan yang didominasi bahasa asing,” tuturnya, Rabu (30/07/2025).

Penyeimbangan penggunaan bahasa menjadi strategi guna mempetahankan identitas bahasa daerah, lanjut Hannan, seperti pengenalan kosa-kata bahasa Madura mejadi mata pelajaran wajib di tingkat SD di Madura.

“Jadi upaya itu sudah ada. Namun yang perlu dipecahkan adalah kurangnya penggunaan di lingkungan sosial, apalagi mereka (Red.anak-anak) sering dibenturkan dengan gaya bahasa yang beragam dan asing,” tambahnya.

Tak hanya itu, Hannan menceritakan salah satu buku yang menjadi pembelajaran saat ia duduk di bangku SD/MI. “Ada buku yang saya gunakan saat saya SD, bagi saya itu simpel, tapi kengkap dengan peribahasa dalam bahasa Madura,” tuturnya.

Baca Juga : Hadiri Disertasi Pajak Ketua KONI, Wali Kota Malang Beri Apresiasi

Metode pembelajaran bahasa seharusnya tidak hanya fokus pada teori atau hafalan, tetapi juga dengan metode praktik langsung.

“Sederhananya, membiasakan mereka menggunakan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari. Seperti, saat anak-anak berkomunikasi dengan orang tuanya,” tandasnya.


Topik

Hiburan, Seni dan Budaya basa engghi-bunten bahasa madura madura



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Madiun Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Romzul Fannani

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Hiburan, Seni dan Budaya

Artikel terkait di Hiburan, Seni dan Budaya