JATIMTIMES - Beberapa saat lalu Tim SAR gabungan menghentikan pencarian terhadap Nia Maulidia (10) yang hanyut terseret arus di Sungai Brantas, Kota Malang. Bahkan setelah dilakukan pencarian secara mandiri oleh warga, masih belum didapati hasil.
Pencarian lewat aliran sungai hingga darat pun saat dilakukan oleh warga secara mandiri masih nihil. Pada pencarian tahap kedua, ada sekitar 28 warga yang terlibat pencarian melalui jalur darat.
Baca Juga : Bayern Munich Bungkam Flamengo 4-2, Lolos ke Perempat Final Piala Dunia Antarklub
Jalur darat yang disisir seperti Kendalpayak. Selain itu Gang Londo, Bendungan Sengguruh, dan Dam Blobo. “Namun pencarian juga masih nihil,” ujar Lurah Bumiayu, Mutho Sobirin, Senin (30/6/2025).
Karena upaya pencarian tidak mendapati hasil, akhirnya dilakukan penghentian. Terlebih pencarian Nia sudah dilakukan sejak 16 Juni.
“Pada tahap pertama, pencarian dilakukan oleh Basarnas, relawan, dan warga,” ujar Mutho. Pencarian itu berlangsung hingga 23 Juni lalu.
Pada pencarian pertama selain melibatkan ratusan orang, pencarian juga diperkuat dengan enam perahu rafting. Dengan peralatan dan personel yang ada, pencarian dilakukan mulai titik terakhir Nia terlihat di RW 5 Kelurahan Bumiayu.
Kemudian penyisiran diperluas hingga Bendungan Sengguruh. Namun sepekan dilakukan pencarian, Nia tak kunjung ditemukan. Sebab ada beberapa tantangan yang dihadapi para pencari. Seperti air yang keruh, sampah, bebatuan, hingga kondisi arus sungai.
Karena sudah tujuh hari, operasi pencarian ditutup. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 13 Tahun 2023 tentang Pedoman Pencarian, Pertolongan, dan Evakuasi.
Baca Juga : Kondisi Terkini Jalur Malang-Lumajang Pasca Lumpuh Akibat Tertimbun Longsor
“Namun warga tetap berupaya melakukan pencarian dengan menambah waktu pencarian hingga tiga hari,” lanjut Mutho.
Sayangnya upaya ini tak kunjung membuahkan hasil. Setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga, pencarian akhirnya dihentikan.
Keluarga menyatakan sudah menerima hasil pencarian. Meski demikian, pihak kelurahan tetap melakukan memantau jika suatu saat ada tanda-tanda Nia ditemukan.
