Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Ekonomi

Nasim Khan Dorong Puluhan KUD Situbondo Kembali Aktif, Disinergikan dengan Koperasi Desa Merah Putih

Penulis : Wisnu Bangun Saputro - Editor : Yunan Helmy

10 - Aug - 2026, 09:55

Placeholder
Foto bersama usai pelantikan pengurus Dekopinda Situbondo periode 2026-2029. (Foto: Humas Pemkab Situbondo for JATIMTIMES)

JATIMTIMES – Anggota Komisi VI DPR RI Nashim Khan mendorong koperasi unit desa (KUD) di Kabupaten Situbondo yang masih aktif maupun yang sudah tidak beroperasi untuk kembali dihidupkan.

Dorongan tersebut disampaikan Nashim Khan saat menghadiri pelantikan pengurus Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Situbondo periode 2026-2030 di Pendapa Rakyat Situbondo, Minggu (9/8/2026) malam.

Baca Juga : Kementerian PKP Apresiasi Program Bunga Desaku, Manfaatkan untuk Sosialisasi Program Bedah Rumah

Menurut Nashim, keberadaan KUD memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat di tingkat desa. Karena itu, KUD yang selama ini tidak aktif dinilai masih memiliki peluang untuk dikembangkan kembali.

"Ayo hidupkan kembali koperasi unit desa yang ada di sini. Terus terang di Situbondo sangat banyak," ujar Nashim.

Ia menyebut sekitar 10 KUD di Situbondo masih aktif. Sementara itu, sejumlah KUD lainnya dinilai masih memiliki potensi untuk kembali menjalankan aktivitasnya apabila mendapatkan penguatan dan pendampingan.

Nashim melihat pengaktifan kembali KUD dapat disinergikan dengan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Menurut dia, sinergi tersebut dapat menjadi kekuatan baru dalam mengembangkan aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat desa.

"Yang perlu diaktifkan kembali ada puluhan. Itu bisa dihidupkan bersama dengan KDMP, Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih," katanya.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Situbondo bersama jajaran terkait dapat ikut mengawal pengembangan koperasi. Menurut Nashim, keberhasilan gerakan koperasi tidak hanya ditandai dengan aktifnya organisasi, tetapi harus memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

"Insya Allah menjadi ghiroh-nya Pemerintah Kabupaten Situbondo yang kita harapkan ini betul-betul maju dan sejahtera. Yang terpenting adalah Situbondo sejahtera," ujarnya.

Nashim juga berharap Dekopinda Situbondo dapat menjadi wadah perjuangan koperasi sekaligus membangkitkan kembali semangat berkoperasi di tengah masyarakat. Ia menilai pengurus baru memiliki tanggung jawab untuk menggerakkan koperasi agar semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Di sisi lain, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo atau Mas Rio juga mendorong koperasi kembali menjadi soko guru perekonomian daerah. Menurut dia, Situbondo memiliki modal ekonomi dan sumber daya manusia yang cukup untuk mengembangkan gerakan koperasi.

Mas Rio melihat kekuatan tersebut salah satunya berasal dari banyaknya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta berbagai komunitas usaha yang telah berkembang di masyarakat.

"Kalau semuanya itu kemudian dicollect, dibimbing, digerakkan menjadi anggota koperasi, saya yakin Situbondo naik kelas itu bukan sesuatu yang berat untuk kita lakukan," ujar Mas Rio.

Ia menilai koperasi memiliki posisi strategis karena mengedepankan prinsip kebersamaan. Prinsip tersebut dinilai sesuai dengan karakter masyarakat Indonesia dan dapat menjadi kekuatan untuk membangun perekonomian yang melibatkan masyarakat secara luas.

Baca Juga : Kalender Jawa Weton Senin Wage 10 Agustus 2026: Hindari Gelar Hajatan Besar Hari Ini

"Kalau itu sudah berkembang, maka akan menjadi soko guru bagi perekonomian Indonesia," katanya.

Mas Rio juga mencontohkan sejumlah komunitas yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan melalui koperasi, seperti komunitas Car Free Day, IJN, Burni City, serta berbagai komunitas ekonomi lainnya.

"Ini sudah ada resource-nya, sudah ada sumber daya manusia dan sumber daya ekonominya. Tinggal mau dijemput tidak, oleh teman-teman koperasi," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Dekopinda Situbondo periode 2026-2030 Zulfikar Purnama Rahman atau Mas Oki menyatakan kepengurusan baru akan mengedepankan kerja cerdas dan inovatif dalam mengembangkan koperasi.

Salah satu agenda awal Dekopinda adalah mengorganisasi UMKM Situbondo melalui pembentukan koperasi. Menurut Mas Oki, langkah tersebut sejalan dengan arahan Bupati agar potensi UMKM dapat dihimpun dan dikembangkan sehingga mampu naik kelas.

"Situbondo sudah terkenal dengan kabupaten UMKM. Nanti akan kita kembangkan untuk mengguyubkan UMKM yang ada di Situbondo untuk membentuk koperasi," katanya.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, Dekopinda akan berkomunikasi dengan para ketua paguyuban UMKM yang telah terbentuk. Paguyuban dinilai menjadi pintu masuk karena telah memiliki anggota dan aktivitas usaha.

"Kita akan komunikasi dengan ketua-ketua paguyuban yang ada untuk meyakinkan anggota-anggotanya agar mau membentuk koperasi," ujarnya.

Dekopinda juga akan memfasilitasi kebutuhan awal pembentukan koperasi, mulai dari perizinan, kelembagaan hingga proses legalitas. Akses permodalan juga menjadi perhatian, termasuk memanfaatkan program Vorsa UMKM yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah.


Topik

Ekonomi KUD koperasi unit desa Situbondo Koperasi Merah Putih



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Madiun Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Wisnu Bangun Saputro

Editor

Yunan Helmy

Ekonomi

Artikel terkait di Ekonomi