Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

Menuju Prestasi OSN Nasional, MIN 1 Kota Malang Fasilitasi Pelaksanaan OSN-P 2026

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Yunan Helmy

20 - Jul - 2026, 13:37

Placeholder
Koordinator Bidang Kesiswaan MIN 1 Kota Malang Abdul Fattah SAg MPdI saat menunjukkan fasilitas ruang pelaksanaan OSN-P 2026 (Anggara Sudiongko/JatimTIMES)

JATIMTIMES – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Malang dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional tingkat Provinsi (OSN-P) 2026 untuk jenjang SD/MI se-Kota Malang, Senin (20/7/2026). Penunjukan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh peserta mengikuti OSN-P dengan sistem yang berintegritas sekaligus didukung sarana yang memadai.

Pelaksanaan OSN-P tahun ini mempertandingkan tiga bidang, yakni matematika, ilmu pengetahuan alam (IPA), dan ilmu pengetahuan sosial (IPS). Sebanyak 27 peserta dari berbagai sekolah mengikuti kompetisi pada bidang matematika. Sedangkan masing-masing 21 peserta bersaing pada bidang IPA dan IPS.

Baca Juga : DBHCHT Biayai BPJS Ketenagakerjaan 4.110 Buruh Tani Tembakau dan Pekerja Rentan di Situbondo

Koordinator Bidang Kesiswaan MIN 1 Kota Malang Abdul Fattah SAg MPdI mengatakan seluruh peserta ditempatkan di ruang SBSN yang baru sehingga proses pelaksanaan dapat berlangsung lebih nyaman dan kondusif.

Menurut dia, kesiapan fasilitas bukan menjadi satu-satunya perhatian. MIN 1 Kota Malang juga menempatkan integritas sebagai prinsip utama dalam penyelenggaraan kompetisi.

1

"Kami berharap seluruh peserta bisa mengikuti OSN-P dengan nyaman, aman, dan tetap mengedepankan kejujuran. Integritas menjadi hal yang paling kami utamakan agar pelaksanaan benar-benar berlangsung secara amanah," ujarnya.

Selain menjadi tuan rumah, MIN 1 Kota Malang juga mengirimkan enam siswa sebagai wakil Kota Malang. Mereka terdiri atas dua peserta bidang matematika, dua peserta IPA, dan dua peserta IPS.

Untuk bidang matematika, MIN 1 Kota Malang diwakili Alya Ayunindia Inara dan Danis Khalifasakhi. Bidang IPA diwakili Alzafran Parves Fahri Rizal serta Raihan Zulfani Razzan. Sementara bidang IPS diwakili Fauzan Ali Nugroho dan Fathimah Az Zahra Binti Cholis.

Seluruh peserta tersebut kini duduk di kelas VI. Abdul Fattah menjelaskan, proses pembinaan dilakukan secara intensif dengan pendampingan penuh. Pembinaan ini telah dimulai sejak mereka masih berada di kelas V melalui tahapan seleksi berjenjang.

Ia berharap enam siswa tersebut mampu melangkah hingga tingkat nasional. "Harapan seluruh keluarga besar MIN 1 Kota Malang tentu mereka dapat melanjutkan perjuangan ke tingkat nasional. Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar anak-anak memperoleh hasil terbaik," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Muflikh Adhim menegaskan bahwa seleksi kontingen OSN dilakukan tanpa membedakan asal satuan pendidikan. Baik SD negeri, SD swasta, MI maupun MIN memiliki kesempatan yang sama selama lolos melalui proses seleksi.

Baca Juga : Wali Kota Blitar Anugerahkan Penghargaan kepada 13 Koperasi, Pacu Transformasi dan Digitalisasi

"Kalau sudah berbicara mewakili Kota Malang, kami tidak melihat apakah peserta berasal dari SD atau MI. Semua memiliki peluang yang sama karena seleksi dilakukan berdasarkan kemampuan. Ada 32 sekolah yang mengirimkan kontingen," ujarnya.

Menurut Muflikh, Kota Malang memiliki modal kuat menghadapi OSN-P tahun ini. Pada penyelenggaraan OSN sebelumnya, Kota Malang berhasil meraih dua medali emas di tingkat nasional. Selain itu, capaian Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD maupun SMP juga menempatkan Kota Malang sebagai peringkat pertama di Jawa Timur.

Prestasi tersebut menjadi alasan pemerintah daerah memasang target lebih tinggi pada OSN tahun ini. "Kami berharap prestasi nasional itu bisa kembali terulang. Target kami bukan hanya lolos di tingkat provinsi, tetapi kembali meraih juara di tingkat nasional," tegasnya.

Ia juga memastikan seluruh aspek teknis telah dipersiapkan sebelum pelaksanaan. Dua kali uji coba dilakukan untuk memastikan jaringan internet, komputer, pasokan listrik, hingga koneksi ke server pusat berjalan tanpa kendala. Koordinasi dengan PLN juga dilakukan sebagai langkah antisipasi agar pelaksanaan tidak terganggu pemadaman listrik.

Muflikh menambahkan tidak ada kuota khusus bagi sekolah tertentu dalam pengiriman peserta. Seluruh wakil Kota Malang ditentukan melalui mekanisme seleksi yang sama sehingga sekolah yang memiliki pembinaan olimpiade lebih baik akan memiliki peluang lebih besar meloloskan siswanya.

Dengan kesiapan penyelenggaraan dan rekam jejak prestasi yang dimiliki, Kota Malang optimistis mampu kembali melahirkan siswa-siswa terbaik yang tidak hanya bersaing di tingkat provinsi, tetapi juga mengharumkan nama daerah pada Olimpiade Sains Nasional tingkat nasional 2026.


Topik

Pendidikan MIN 1 Kota Malang OSN OSN-P kompetisi siswa



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Madiun Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Yunan Helmy

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan