Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Mahasiswa di Malang hingga Surabaya Siap Turun ke Jalan Besok, Ini Tuntutannya 

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

16 - Jun - 2026, 19:23

Placeholder
Aliansi mahasiswa Unair mengumumkan akan menggelar aksi besok Rabu (17/6/2026). (Foto: Instagram)

JATIMTIMES - Gelombang aksi mahasiswa kembali akan mewarnai Kota Malang dan Kota Surabaya. Di Surabaya, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga (Unair) bersama Aliansi Mahasiswa Unair memastikan akan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Negara Grahadi, Rabu (17/6/2026) siang.

Aksi tersebut dijadwalkan dimulai pukul 14.00 WIB dan disebut akan melibatkan ratusan mahasiswa, dengan estimasi massa mencapai 400–500 orang dari Unair. Tidak menutup kemungkinan mahasiswa dari kampus lain di Malang hingga Surabaya juga ikut bergabung dalam aksi tersebut.

Baca Juga : Gempa Dangkal di Palu Dipicu Sesar Aktif, Gempa Susulan Terus Terjadi

Presiden BEM Unair, M Rizqi Senja Virawan, mengatakan aksi ini digelar sebagai bentuk kritik terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai tidak efektif serta membebani keuangan negara.

"Untuk tuntutan kami itu sebetulnya ada 16. Cuma kalau untuk tuntutan utamanya itu adalah hentikan program Makan Bergizi Gratis sama Koperasi Desa Merah Putih. Lalu ada cabut Undang-undang Polri dan Undang-undang TNI. Itu yang menjadi tuntutan paling utama," kata Rizqi, dikutip Selasa (16/6/2026).

Selain empat tuntutan utama tersebut, mahasiswa juga membawa sejumlah isu lain yang dinilai berkaitan dengan situasi demokrasi dan tata kelola pemerintahan.

Mereka mendorong percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset dan RUU Masyarakat Adat, serta menolak militerisme dengan meminta agar peran militer dikembalikan pada fungsi pertahanan negara sesuai prinsip supremasi sipil.

Tak hanya itu, mahasiswa juga menyoroti dugaan tindakan represif aparat terhadap masyarakat sipil serta meminta pembebasan tahanan politik tanpa syarat.

"Kami juga menuntut permintaan maaf kepada rakyat serta evaluasi total terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran," ujar Rizqi.

Di sisi lain, mahasiswa juga menyoroti isu kesejahteraan tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan tenaga kesehatan, serta menuntut jaminan kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.

Rizqi menyebut pihaknya memperkirakan sekitar 400 hingga 500 mahasiswa Unair akan turun ke jalan dalam aksi tersebut. Namun, ia membuka kemungkinan adanya partisipasi dari mahasiswa kampus lain.

"Insyaallah nanti ada 400 sampai 500 yang akan datang dari teman-teman Unair. Cuma nanti barangkali ada kampus lain yang akan bergabung juga, kami sangat terbuka," tuturnya.

Menurutnya, pemilihan Gedung Negara Grahadi sebagai titik aksi bukan untuk mengincar pertemuan langsung dengan pejabat, melainkan sebagai ruang edukasi publik.

"Kami memang tidak mengincar bahwa nanti akan ada pejabat yang turun untuk menandatangani apapun itu di Grahadi. Tapi kami mengincar bahwasanya nanti masyarakat Surabaya akan tahu dan akan lebih sadar bahwasanya negara hari ini itu sedang tidak baik-baik saja, dan nanti akan berimbas kepada masyarakat kecil," jelasnya.

Baca Juga : Perkuat Jejaring Eropa, Unisma Bidik Kolaborasi Riset dan Mobilitas Internasional dengan Kampus Terbesar di Austria

Dalam aksi tersebut, BEM Unair membawa 16 tuntutan utama yang mencakup berbagai sektor kebijakan, mulai dari demokrasi, ekonomi, hingga lingkungan. Berikut poin-poin tuntutannya:
1. Penguatan integritas dan independensi KPK.
2. Percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset dan RUU Masyarakat Adat.
3. Penolakan militerisme dan penguatan supremasi sipil.
4. Penghentian budaya antikritik dan jaminan kebebasan berekspresi.
5. Pengusutan dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
6. Pengusutan kasus Izin Usaha Pertambangan (IUP) palsu di Kementerian ESDM.
7. Penghentian proyek ekstraktif yang merusak lingkungan.
8. Penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
9. Evaluasi total pemerintahan Prabowo-Gibran dan permintaan maaf kepada rakyat.
10. Pembebasan tahanan politik tanpa syarat.
11. Penguatan independensi Bank Indonesia berbasis kompetensi.
12. Penghentian tindakan represif aparat terhadap warga sipil.
13. Peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan.
14. Pemerataan akses pendidikan dan kesehatan di wilayah 3T.
15. Penghapusan eksploitasi buruh dan diskriminasi gender di dunia kerja.
16. Jaminan kebebasan pers sebagai pilar demokrasi.

Sementara itu di Kota Malang, mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) melalui akun Instagramnya @geloracakra juga akan menggaungkan seruan di depan gedung DPRD. Kota Malang. 

Dalam unggahannya, BEM UM menyerukan agar peserta aksi berkumpul sejak pukul 09.00 WIB di titik kumpul di Ormawa Universitas Negeri Malang (UM) dengan dresscode serba hitam. 

"MATIKAN KETAKUTAN, NYALAKAN KEBERANIAN!" demikian salah satu kutipan seruan yang beredar di media sosial.

Unggahan itu juga menjelaskan bahwa aksi merupakan bentuk sikap terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

"Negara Ini Butuh Solusi Riil, Bukan Sekadar Janji Politik!" tulis salah satu seruan dalam unggahan tersebut.

Dalam aksinya, BEM UM juga menyuarakan 5 tuntutan sebagai berikut: 
1. Transparansi total dalam anggaran dan pengelolaan program kerja.
2. Hentikan militerisme di ranah sipil! Biarkan lembaga sipil bekerja secara demokratis.
3. Hentikan deforestasi! Jangan rusak hutan kami demi proyek ego sektoral.
4. Ubah arah kebijakan, fokuslah pada kebutuhan negara, bukan melanggengkan janji politik.
5. Reformasi birokrasi total berdasarkan kompetensi, bukan kronisme!

Demikian informasi aksi mahasiswa di Malang dan Surabaya yang akan digelar besok Rabu (17/6/2026). Bagi Sobat JatimTIMES yang akan melintas di depan Gedung Grahadi dan depan gedung DPRD Kota Malang, pastikan untuk cek arus lalu lintas agar tak terjebak macet massa aksi ya. 


Topik

Peristiwa Demonstrasi demo mahasiswa mahasiswa unair Surabaya Kota Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Madiun Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa