Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Meski Kemarau, BMKG Sebut Sebagian Malang Raya Masih Hujan

Penulis : Irsya Richa - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

13 - Jun - 2026, 18:00

Placeholder
Hujan deras turun. (Foto: Pinterest)

JATIMTIMES - Saat sebagian besar wilayah Malang Raya mulai memasuki musim kemarau, sejumlah daerah di Kabupaten Malang bagian tenggara justru masih mengalami hujan. Perbedaan kondisi cuaca ini terjadi karena tidak semua wilayah memiliki waktu awal musim kemarau yang sama.

Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Karangploso Malang, Linda Fitrotul, mengatakan sekitar 75 persen wilayah Malang Raya yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu telah memasuki musim kemarau. Bahkan, di beberapa daerah, peralihan musim sudah dimulai sejak awal Mei 2026.

Baca Juga : 65 Jemaah Wafat dalam Penyelenggaraan Haji 2026, Kemenhaj Bakal Perketat Syarat Kesehatan

“Hampir 75 persen wilayah Malang Raya sudah masuk musim kemarau. Di sebagian wilayah, awal musim kemarau sudah dimulai sejak dasarian pertama bulan Mei,” kata Linda, Sabtu (13/6/2026).

Meski demikian, kondisi tersebut belum terjadi secara merata. BMKG mencatat masih ada sejumlah wilayah yang belum sepenuhnya memasuki musim kemarau dan masih berpotensi diguyur hujan.

“Untuk wilayah-wilayah yang memang agak berbeda seperti daerah tenggara Kabupaten Malang yang dekat dengan Lumajang, itu posisinya belum masuk musim kemarau,” terangnya.

Menurut Linda, perbedaan karakteristik geografis dan kondisi atmosfer membuat awal musim kemarau di setiap daerah tidak selalu berlangsung bersamaan. Karena itu, masyarakat di wilayah yang masih berada dalam masa peralihan musim diimbau tetap mewaspadai potensi hujan.

Di sisi lain, BMKG memperkirakan musim kemarau tahun 2026 akan berlangsung lebih panjang di beberapa wilayah. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh fenomena El Nino yang diprediksi masih bertahan hingga awal 2027.

Baca Juga : Klaim Fisioterapi BPJS Tembus Rp 5 Triliun, IFI Desak Aturan Rujukan Segera Direvisi

“Untuk tahun ini, diprediksi musim kemarau akan lebih panjang untuk beberapa wilayah,” jelasnya.

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk bijak menggunakan sumber daya air serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekeringan dan kebakaran lahan yang umumnya meningkat selama musim kemarau berlangsung.


Topik

Peristiwa Prakiraan Cuaca cuaca malang raya kemarau musim kemarau hujan BMKG



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Madiun Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa