JATIMTIMES - Mayat pria yang ditemukan membusuk di kebun jagung Dusun Babatan, Desa Sumberjo, Wonosalam, Jombang diduga warga Mojokerto. Identitas korban terungkap berkat identifikasi yang dilakukan polisi dan ciri-ciri yang dikenali keluarga.
Proses identifikasi dilakukan polisi dengan memeriksa sidik jari korban secara manual dengan data E-KTP. Pemeriksaan ini menemui kecocokan data lebih dari 12 titik sidik jari.
Baca Juga : Polres Batu Amankan Pelaku Pencurian Belasan Keping Emas di Ngantang
Selain itu, data ontologi antemortem menunjukan kecocokan antara gigi jenazah dengan foto gigi korban yang ditunjukan pihak keluarga. Berdasarkan identifikasi tersebut, diduga kuat mayat tersebut berinisial BDG (25), pemuda asal Puri, Mojokerto.
Berdasrakan informasi yang digali wartawan, korban meninggalkan rumah sejak Minggu (12/4) sekitar pukul 12.00 WIB. Karena tak kunjung pulang, ayahnya, JAM (63) melapor ke Polsek Puri pada Selasa (14/4) sekitar pukul 10.00 WIB.
"Hasil Identifikasi Korban mengarah ke org hilang di Polsek Puri Polres Mojokerto," kata Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander kepada wartawan, Rabu (22/04/2026).
Indentifikasi itu juga dikuatkan dari pakaian korban yang dikenali keluarga. Yaitu pakaian, celana dan sepatu yang melekat pada tubuh korban. Polisi juga menemukan ponsel di saku korban saat mayat pertama kali ditemukan di TKP.
"Identifikasi HP korban yang ada di saku, terkonfirmasi HP milik korban," terangnya.
Kendati begitu, Dimas memilih tes DNA untuk memastikan identitas mayat tersebut. Sampel darah ayah korban telah diambil sebagai pembanding.
Baca Juga : Usut Dugaan Jual Beli Kios Pasar Among Tani, Kejari Periksa 30 Lebih Saksi
"Tindak lanjut menunggu hasil tes DNA untuk konfirmasi identitas korban secara sains dengan data pembanding ayah kandung," ucapnya.
Di sisi lain, lanjut Dimas, pihaknya telah tuntas melakukan autopsi dengan melibatkan tim dokter forensik dari RS Bhayangkara Kediri. "Sudah dilakukan autopsi, kami menunggu hasilnya," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, mayat pemuda ini ditemukan pencari rumput di kebun jagung Dusun Babatan pada Senin (20/4) sekitar pukul 08.45 WIB. Kondisi jasad tengkurap dan mengalami pembusukan lanjut.
Mayat pemuda ini masih memakai baju lengkap. Mulai dari sepatu, celana panjang, kaus, hingga jaket. Sebuah ponsel ditemukan di saku celananya.(*)
