Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Wabup Lathifah Panen Padi Hayati, Dukung Pertanian Berkelanjutan di Kabupaten Malang

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

08 - Apr - 2026, 20:27

Placeholder
Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib saat memberikan sambutan dan arahan dalam kegiatan panen padi hayati di lahan persawahan yang berlokasi di Desa Balearjo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Rabu (8/4/2026). (Foto: Dok. Prokopim Setda Kabupaten Malang)

JATIMTIMES - Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib melakukan aktivitas panen padi hayati di Desa Balearjo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang sebagai wujud komitmen dan dukungan terhadap pertanian berkelanjutan di Kabupaten Malang. 

Lathifah menyebut, kegiatan panen padi hayati ini juga merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dalam meningkatkan produktivitas hasil panen petani melalui metode pertanian hayati yang ramah lingkungan. 

Baca Juga : Roca Pro Roadshow Bareng Graha Bangunan Blitar, Arsitek dan Kontraktor Dapat Benefit Belanja Produk Sanitary Premium

Menurutnya, panen padi hayati ini merupakan simbol keberhasilan para petani khususnya di wilayah Kecamatan Pagelaran dalam mengelola lahan secara alami dengan memanfaatkan pupuk organik dan mengurangi penggunaan bahan kimia.

"Pemkab Malang akan terus mendukung pengembangan pertanian hayati melalui pendampingan, pelatihan, dan penyediaan sarana prasarana. Ini adalah langkah nyata kita bersama dalam mewujudkan pertanian yang mandiri, sehat dan berkelanjutan," ungkap Lathifah, Rabu (8/4/2026).

Panen padi hayati di Desa Balearjo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang.

Pejabat perempuan yang pernah menduduki jabatan sebagai Anggota DPR RI ini juga mengapresiasi para petani yang telah konsisten menerapkan sistem pertanian hayati. Lathifah berharap, metode pertanian hayati ini dapat terus dikembangkan dan menjadi contoh bagi wilayah lain dalam menciptakan ketahanan pangan yang sehat dan berkelanjutan.

"Pertanian hayati ini bukan hanya soal hasil panen, tetapi juga bagaimana kita menjaga keseimbangan alam dan kesehatan masyarakat. Saya berharap para petani di Kabupaten Malang terus berinovasi dan tidak ragu beralih ke metode yang lebih ramah lingkungan," tutur Lathifah. 

Lebih lanjut, pihaknya juga menekankan agar seluruh pihak dapat bersinergi dan berkolaborasi dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan serta memperluas penerapan sistem pertanian hayati. Mulai dari unsur pemerintah daerah, penyuluh pertanian, kelompok tani, dunia usaha, hingga akademisi.

Baca Juga : Dinas Cipta Karya Kabupaten Malang Lakukan Verifikasi Lahan Sawah, Batas Akhir Laporan Sampai 15 Mei

"Pendampingan yang berkelanjutan serta akses terhadap sarana dan prasarana pertanian menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen," tandas Lathifah. 

Sebagai informasi, dalam kegiatan panen padi hayati turut hadir perwakilan dari DPC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Malang, Polres Malang, Kodim 0818/Malang-Batu, serta jajaran Forkopimcam Pagelaran dan kelompok tani setempat yang berperan aktif dalam pengembangan padi hayati di Desa Balearjo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. 


Topik

Pemerintahan Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib panen padi Padi Hayati Pertanian Berkelanjutan Kabupaten Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Madiun Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

Sri Kurnia Mahiruni