JATIMTIMES - Salah satu agar terhindar dari jerawatan adalah eksfoliasi wajah, untuk menghempaskan sel-sel kulit mati dan kotoran yang menempel di permukaan kulit. Tapi, sudah eksfoliasi tapi wajah masih bruntusan dan berjerawat?
Dokter estetika dr. Kamila Jaidi membeberkan alasan dan penyebab itu bisa terjadi di sosial media Instagramnya baru-baru ini. Hal tersebut terjadi karena kondisi skin barrier sedang tidak dalam kondisi baik.
Baca Juga : Jaga Kualitas Jalan, DPU Bina Marga Jatim Gencarkan Pemeliharaan Perkerasan
Skin barrier merupakan lapisan terluar kulit yang berfungsi sebagai pelindung kulit dari berbagai faktor eksternal, seperti polusi, bakteri, dan bahan kimia. Lapisan ini juga menjaga kelembapan kulit agar tetap terhidrasi.
“Ingat empat gejala kerusakan skin barrier, kulit mudah merah, kulit jadi kering, kulit terkelupas dan beruntusan kecil-kecil,” ucap dokter Kamila dikutip JatimTIMES, Senin (18/11/2024).
Nah, kalau mendapati empat gejala kerusakan barrier tersebut lebih baik fokus memperbaiki skin barrier terlebih dahulu dalam kurun waktu dua Minggu. Yakni dengan menggunakan basic skincare, diantaranya face wash, moisturizer dan sunscreen.
“Baru selanjutnya tahap pertama mulailah eksfoliasi dengan dosis yang minimal dan frekuensi sesimple mungkin atau sesingjat mungkin,” imbuh dokter yang dikaruniai dua anak ini.
Caranya saat memulai lagi eksfoliasi, mulai dari satu minggu satu sampai dua kali. Kedua saat menggunakan eskfoliasi langsung dibilas dan tidak boleh ditinggal dalam semalaman.
Sementara itu, Medical Doctor dr. Richard membagikan tips tata cara penggunaan eksfoliasi yang tepat supaya jerawatan bisa cepat sembuh dan tidak muncul lagi. Pertama, sebelum eksfoliasi wajib cuci muka dulu.
“Habis itu kamu ratain peeling serumnya ke muka kamu, diamkan sesuai panduan penggunaan produk yang kalian pakai ada 1 menit ada 5 menit,” ucap dokter Richard.
Selesai eksfoliasi, bisa dibilas pakai air bersih. Setelah itu wajib pakai moisturizer. Tapi dokter Richard tidak menyarankan pakai moisturizer yang ada bahan aktif.
Bahan aktif yang tidak diperbolehkan, misalnya salicylic acid, lactic acid, retinol, glycolic acid atau sejenisnya. Namun pakai moisturizer yang melembapkan, misalnya ceramide atau hyaluronic acid.
“Terus jangan lupa pakai sunscreen besok paginya, soalnya setelah eksfoliasi kulit kamu jadi lebih sensitif gara-gara sel kulit kamu dikikis,” terang dokter Richard.
Dokter Richard menyarankan, bagi yang jerawatan bisa eksfoliasi kimia, contohnya alpha-hydroxy acid (AHA), beta-hydroxy acid (BHA) yang efektif untuk kulit berjerawat.
