JATIMTIMES-Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melangkah maju dalam upaya konservasi energi dengan menghibahkan 3.000 unit lampu Light Emitting Diode (LED) kepada masyarakat berpenghasilan rendah dan yang tinggal di rumah tidak layak huni di Kota Blitar.
Koordinator Komponen III Project ADLIGHT dari Kementerian ESDM, Amanda Justicia, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian dalam mendorong penggunaan lampu hemat energi di rumah tangga.
Baca Juga : Daftar Tarif Tol Trans Jawa Selama Mudik Lebaran 2024
Dalam pernyataannya, Amanda mengungkapkan bahwa bantuan ini ditujukan untuk lima daerah di Jawa Timur, termasuk Kota Blitar. "Lampu LED dari Kementerian ESDM memiliki keunggulan dalam mengurangi konsumsi energi hingga 50% lebih rendah daripada lampu pijar, neon, atau CFL," ujar Amanda.
Diharapkan, bantuan ini mampu memberikan penerangan yang memadai dengan konsumsi daya yang lebih efisien di rumah-rumah warga.
"Saat ini, kita memberikan hibah berupa 3.000 unit lampu LED untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan rumah tidak layak huni," tambahnya.
Pihaknya menekankan bahwa fokus utama penyaluran adalah bagi warga yang membutuhkan, sesuai dengan prinsip pemerataan dan kemanfaatan yang menjadi perhatian pemerintah.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Blitar, Priyo Suhartono, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Kementerian ESDM. Menurutnya, lampu-lampu LED tersebut memiliki daya yang bervariasi, mulai dari 10 hingga 50 watt. Priyo menyatakan akan segera mengoordinasikan dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kota Blitar untuk menyiapkan proses distribusi kepada masyarakat yang membutuhkan.
Baca Juga : Wajib Bersertifikat Halal: Pemkot Blitar Dorong Pelaku Usaha Mikro dan Kecil Segera Mengurus
"Pada Jumat kemarin, tim dari Kementerian SDM telah memberikan bantuan hibah berupa 3.000 unit lampu LED dengan daya yang bervariasi," ungkap Priyo pada Senin (29/4/2024).
Acara penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait, termasuk Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Staf Ahli Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, serta Kepala DPRKP Kota Blitar.
Dengan bantuan ini, diharapkan kualitas pencahayaan di rumah-rumah warga Blitar yang sebelumnya kurang memadai dapat ditingkatkan, sekaligus memberikan dampak positif dalam penghematan energi. Ini menjadi langkah konkret dalam upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan dan kenyamanan hidup masyarakat, terutama yang berada di daerah terpencil atau berpenghasilan rendah.
