Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Pasca Ikan Koi Mati, DLH Lakukan Sterilisasi Akuarium

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

17 - Mar - 2024, 02:46

Placeholder
Akuarium megatank depan Taman Tugu Adipura Kencana Kota Malang yang disterilisasi (foto: istimewa)

JATIMTIMES - Pasca insiden 8 ekor ikan koi mati dari total 16 ikan koi yang berada di akuarium megatank depan Tugu Adipura Kencana Jalan Semeru, Kelurahan Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, kini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang melalui Bidang Ruang Terbuka Hijau (RTH) melakukan sterilisasi akuarium dengan cara pengurasan.

Kabid RTH DLH Kota Malang, Laode KB Al Fitra mengatakan bahwa kematian dari keenam ikan koi itu diduga karena adanya oknum yang telah memasukkan ikan lele. Akibatnya, ikan koi mati dan mengambang di dalam akuarium megatank.

Baca Juga : BMKG Imbau Masyarakat Siapkan Embung, Musim Kemarau Diprediksi Lebih Kering 

“Setelah ada insiden, 6 ekor ikan koi mati, kami segera bertindak. Setelah dilakukan pengurasan ternyata ada ikan lele yang sepertinya sengaja dimasukkan di akuarium dan kami menyayangkan adanya kejadian ini,” beber Laode.

Saat ini, Laode mengaku akan mengintensifkan pemantauan pada RTH di Kota Malang. Dan rencananya, dua hari kedepan pihaknya akan kembali memasukkan ikan koi itu kedalam akuarium megatank.

Namun satu hal, Laode meminta kepada masyarakat agar ikut menjaga fasilitas umum. Karena akuarium itu dibuat untuk mempercantik Kota Malang di mata masyarakat juga wisatawan.

“Mari, kita jaga bersama fasilitas umum dengan saling mendukung, menjaga dan membantu untuk Kota Malang yang Mbois Ilakes,” ajak Laode.

Terpisah, Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Perikanan Malang, Anjas Sasana Bahri menjelaskan bahwa ikan koi maupun lele adalah hewan omnivora. Namun, ikan lele lebih cenderung karnivora dan menjadi lebih kanibal.

“Apabila ikan koi dan ikan lele disatukan dalam satu akuarium, pasti ikan koi nya akan dimangsa sama ikan lele,” tegas Anjas.

Baca Juga : Forkopimda Kabupaten Blitar Kembali Pulangkan Santri dari Pondok Samsudin

“Ini berlaku untuk semua jenis ikan lele, karena dasarnya ikan lele itu bersifat kanibal. Satu akuarium yang isinya hanya ikan lele saja bisa saling memangsa apabila telat diberi makan. Apalagi, berbeda jenis ikan,” imbuh Anjas.

Di sisi lain, salah satu petugas keamanan RTH yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku bahwa saat ia berada di area Taman Tugu Adipura Kencana itu pernah memergoki segerombolan anak-anak yang membawa alat pancing. Diduga mereka ingin memancing ikan koi dalam akuarium.

“Seminggu setelah keberadaan akuarium di Taman Adipura. Ada beberapa anak yang membawa serok pada pagi hari menjelang Subuh. Tapi ketahuan dan kami larang,” ucapnya.


Topik

Peristiwa DLH Kota Malang dinas lingkungan hidup ikan koi taman adipura kota malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Madiun Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Sri Kurnia Mahiruni