Jatim Times Network Logo
×

This is a floating div.

Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Pemkot Malang Gelar Gerakan Pangan Murah, Masyarakat Ingin Lebih Sering

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

18 - Sep - 2023, 21:47

Placeholder
Antrean masyarakat pada GPM di Terminal Mulyorejo (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) tidak hanya dilakukan untuk menekan inflasi. Tapi juga untuk memberikan jaminan bahwa ketersediaan bahan pangan di Kota Malang aman.

Wali Kota Malang Drs Sutiaji mengaku bahwa urusan ketersediaan pangan ini menjadi sebuah tanggung jawab bagi pemerintah. Dan pihaknya memastikan bahwa masyarakat tidak boleh sampai cemas dengan harga bahan pangan.

Baca Juga : Disnaker-PMPTSP Kota Malang Gelar Pelatihan Teknisi Telepon Seluler, Diikuti 70 Pencari Kerja 

“Kita harus pastikan jangan sampai masyarakat cemas, karena bahan pangan tersedia dan terjangkau. Tujuannya bukan hanya untuk menekan inflasi, tapi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Tidak ada kepanikan masalah pangan. Kegiatan semacam ini akan kita lakukan terus,” kata Sutiaji.

Dalam kegiatan ini, beras menjadi primadona yang banyak diburu masyarakat. Dari dua ton beras yang disediakan oleh Bulog, dalam waktu kurang dari tiga jam sudah habis dibeli masyarakat. Harga beras medium di pasaran hari ini adalah Rp66.445,00 namun dijual seharga Rp51.000,00 per lima kilogram dalam GPM kali ini. Selain beras, berbagai produk yang dijual di bazar murah ini adalah beras, gula, cabai rawit, cabai merah, jeruk, bawang merah, minyak goreng, daging ayam, telur ayam, daging sapi, tepung terigu, serta berbagai produk UMKM.

Terpantau bahwa harga bahan pokok yang dijual dalam kesempatan ini lebih murah. Seperti PT Rajawali Nusindo biasanya menjual tepung terigu seharga Rp11.000,00 pada pedagang namun dalam GPM ini hanya dijual Rp9.000,00 per kilogram, sementara untuk minyak goreng per satu liter dipatok seharga Rp15.000,00 lebih murah 500 rupiah daripada harga jual biasanya.

Smeentara itu, Kepala Dispangtan Kota Malang Slamet Husnan Hariadi, SP menuturkan bahwa kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan. Dalam GPM kali ini juga disalurkan bantuan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) kepada 25 warga prasejahtera di Kecamatan Sukun.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dispangtan bekerja sama dengan Dinsos P3AP2KB Kota Malang ini sudah dilakukan di beberapa titik di Kota Malang. Slamet mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan buah dari kerja sama dan kolaborasi Pemkot Malang bersama berbagai stakeholder.

Pada kesempatan ini, Kepala Dispangtan juga menyampaikan beberapa program kerja dalam usaha mempertahankan  pasokan dan ketersediaan pangan di Kota Malang. “Kami menerapkan teknologi pertanian. Di tahun 2023, kami menerapkan smart farming berupa smart irigasi pada kelompok tani pelaku urban farming. Insyaallah ada tujuh kelompok tani saat ini,” beber Slamet.

Baca Juga : Animo Pengunjung Tinggi, Jajanan Kuliner Nusantara UMKM Binaan FIFGROUP Laris Manis

Lebih lanjut, Slamet menuturkan bahwa strategi teknologi pertanian juga digunakan untuk hamparan sawah akan diterapkan teknologi drone spraying yang selain untuk penyemprotan juga berfungsi untuk mendeteksi kesuburan tanah dan tanaman. “Selain itu juga sesuai arahan Bapak Wali Kota Malang, perlu kita bangun greenhouse dalam skala besar yang di dalamnya akan kita usahakan budi daya tanaman, perikanan, maupun peternakan. Ada arahan juga untuk mencoba hidroponik secara bertingkat agar pemanfaatan lahan dalam greenhouse lebih maksimal,” sambungnya.

Salah satu warga Simpang Sukun, Endah mengaku bahwa masyarakat merasa terbantu dengan diadakannya bazar murah seperti ini. Bahkan ia ingin kegiatan seperti ini banyak digelar Pemkot Malang.

“Cukup lumayan selisihnya dengan harga biasanya. Biasanya kami beli beras lebih dari Rp60 ribu, ini tadi Rp51 ribu. Semoga kegiatan seperti ini terus rutin dilakukan untuk membantu masyarakat,” harap Endah.


Topik

Pemerintahan Pasar Murah pakan murah pemkot malang kota malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Madiun Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Sri Kurnia Mahiruni