Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Internasional

Ngeri, Kerusuhan di Prancis Memanas, Massa Jarah Toko Brand Mewah

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Nurlayla Ratri

05 - Jul - 2023, 02:24

Placeholder
Video diduga pengrusakan dan penjarahan di toko Louis Vuitton. (Foto: TikTok)

JATIMTIMES - Kerusuhan di Kota Paris, Prancis belum berhenti hampir sepekan lamanya. Dalam video akun TikTok @catchuptvfr, beredar pendemo melakukan penjarahan dan pengrusakan di toko brand mewah Louis Vuitton. 

Dalam video yang diunggah pada Jumat, (30/6/2023) tersebut tampak pendemo melakukan pengrusakan dan penjarahan di toko Louis Vuitton. Dengan keterangan video bertuliskan "Paris lepas kendali". 

Baca Juga : Unik, Warga di Malang Ini Keluhkan Motornya Tertukar Saat Ditinggal ke ATM, Kok Bisa?

Meski begitu belum diketahui kebenaran video pengrusakan dan penjarahan di toko Louis Vuitton itu terjadi baru-baru ini. 

Hanya saja melansir The Guardian, pada Jumat (30/6/2023) kerusuhan meluas dan menyebabkan beberapa toko dijarah oleh massa. Termasuk toko Nike dan Zara. Serta pusat perbelanjaan di rue de Rivolu, apotek dan McDonals juga dirusak. Namun belum ada laporan soal penjarahan di toko Louis Vuitton. 

Diketahui sebelumnya, kerusuhan di Prancis dipicu oleh penembakan mati yang dilakukan polisi terhadap seorang remaja imigran berusia 17 tahun bernama Nahel Merzouk di Paris, pada Selasa (27/6) pagi sekitar 09.00 waktu Nanterre.

Awalnya, Nahel tengah mengendarai Mercedes kuning di daerah pinggiran Prancis tersebut dan melanggar lalu lintas. Kejadian itu terekam oleh kamera warga yang sedang berada di lokasi kejadian. 

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan dua orang polisi menggunakan sepeda motor mencoba menghentikan Mercedes kuning yang tengah melaju. Salah satu polisi melontarkan tembakan ke jendela sopir karena mobil tak kunjung berhenti.

Padahal, sang pengemudi terlihat tidak memberontak dan menunjukkan tanda-tanda ancaman bagi sang polisi.

Dikutip CNN, menurut penuturan Jaksa Nanterre, Pascal Prache, petugas polisi itu terpaksa menembak Nahel lantaran takut mobil tersebut menabrak orang-orang.

Baca Juga : 7 Tips Belanja Bulanan Hemat dengan Pakai Promo Juli

Video lainnya memperlihatkan Mercedes kuning yang dikemudikan Nahel telah menabrak pembatas jalan hingga akhirnya berhenti. Para warga yang menjadi saksi mata juga mengatakan kalau pengemudinya telah meninggal dunia.

Sejumlah laporan mengatakan kedua polisi itu berniat melakukan pengecekan. Belakangan diketahui bahwa Nahel yang mengemudi Mercedes itu belum memiliki SIM karena usianya baru 17 tahun.

Video penembakan Nahel pun viral di media sosial. Identitas Nahel yang merupakan imigran keturunan Algeria dan Maroko sehingga memicu dugaan perlakukan rasis yang sistematis oleh lembaga penegak hukum.

Saat ini, polisi penembak Nahel telah ditahan dan diinvestigasi. Jaksa Nanterre meyakini penembakan Nahel merupakan tindakan ilegal dari sang polisi.

Pengacara polisi yang dituduh menembak remaja 17 tahun itu juga telah meminta maaf kepada keluarga korban. 


Topik

Internasional Prancis Paris kerusuhan demo louis vuitton



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Madiun Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Nurlayla Ratri