free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Agama

Jadi Hewan Haram tapi Setia Pada Tuannya, Begini Proses Penciptaan Anjing

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Nurlayla Ratri

26 - Feb - 2023, 16:43

Placeholder
Ilustrasi anjing (pixabay)

JATIMTIMES - Banyak yang belum mengetahui, bagaimana dan mengapa anjing menjadi bintang yang begitu setia kepada tuannya namun air liurnya najis dan termasuk haram dalam Islam. Lantas mengapa demikian? 

Dari echannelid Kisah anjing bermula dari zaman Nabi Adam AS. Dalam proses penciptaan Nabi Adam AS, bermula dari seonggok tanah yang kemudian oleh kuasa Allah SWT ditiupkan roh kepadanya. 

Baca Juga : Ganggu Kebersihan dan Keindahan Lingkungan, Lurah Penganjuran Ingatkan PT Pertani Persero Banyuwangi Bersihkan Lahan

Iblis yang kala itu masih berada di Surga mengetahui Allah akan menciptakan makhluk yang derajatnya lebih tinggi darinya. Muncul rasa iri dengki dari iblis.  Iblis merasa akan tersaingi oleh mahluk yang diciptakan Allah dari zat yang menurutnya rendah, yakni tanah.

Iblis kemudian mendekati mahluk tersebut, Nabi Adam, dan kemudian meludahinya. Ludah iblis kemudian mengenai perut Nabi Adam, tepatnya area pusar. Mengetahui perilaku iblis, Allah begitu marah. Iblis pun tak mau bersujud kepada Nabi Adam. 

Allah kemudian mengeluarkan iblis dari surga, namun masih tertahan di gerbang surga. Di situ, iblis bukan merasa bersalah, ia tetap merasa dengki dengan Nabi Adam AS. Bahkan, iblis merencanakan hal yang buruk kepada Nabi Adam.

Dengan tipu dayanya, iblis kemudian mempengaruhi kuda yang ada di surga. Untuk masuk surga kembali iblis tentunya tak akan bisa, sebab ada malaikat yang menjaga dan melarang iblis untuk masuk. Tapi iblis tak kehabisan akal. Ia kemudian meminta mahluk yang berada di pinggiran surga untuk membantunya.

Saat itu Iblis bertemu dengan ular yang menjadi mahluk terindah di surga. Iblis kemudian menghasut ular untuk membawanya menemui kuda. Iblis masuk ke dalam mulut ular dan masuk ke dalam surga. 

Begitu bertemu dengan kuda, iblis berkata, "Wahai kuda tahukah engkau bahwa makhluk yang hendak Tuhan-mu ciptakan beserta seluruh keturunannya itu nanti akan menaiki punggung seluruh keturunanmu," kata iblis pada kuda.

Kuda yang terhasut dengan perkataan iblis, kemudian mendatangi Nabi Adam AS yang saat itu masih berupa tanah untuk menginjaknya. Allah SWT yang mengetahui hal tersebut, kemudian mencongkel bagian perut Nabi Adam yang terkena ludah iblis.

Baca Juga : Jadi Budak Ganja, Tiga Mahasiswa Diciduk Satresnarkoba Polresta Malang Kota

Bagian congkelan tersebut kemudian menjadi seekor anjing yang langsung mengusir kuda tersebut. Dari situlah mengapa anjing merupakan bintang yang begitu setia kepada tuannya. 

Lalu, mengenai anjing yang menjadi hewan haram karena proses terciptanya dari ludah iblis yang menjadi mahluk dilaknat Allah SWT. Sementara itu, Allah SWT kemudian juga menghukum ular di surga karena telah membantu iblis 

Allah kemudian menghilangkan kaki ular sehingga membuatnya tak mempunyai kaki dan membuatnya tak bisa terbang. Ular hanya mampu melata dan berenang. 

Allah kemudian Allah juga membuat mulut ular yang membantu iblis menjadi berbisa. Ular kemudian diturunkan ke bumi dan menjadi penjaga kerajaan iblis.


Topik

Agama Kisah nabi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Madiun Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Nurlayla Ratri