Hadiri Pengukuhan Pengurus PBNU, Jokowi: Buat Marketplace, Tarik Pendiri KawalCovid ke RI | Madiun TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Hadiri Pengukuhan Pengurus PBNU, Jokowi: Buat Marketplace, Tarik Pendiri KawalCovid ke RI

Jan 31, 2022 14:41
Presiden Jokowi hadiri pengukuhan pengurus PBNU (Foto: Dok Biro Pers Kepresidenan)
Presiden Jokowi hadiri pengukuhan pengurus PBNU (Foto: Dok Biro Pers Kepresidenan)

JATIMTIMES - Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut menghadiri acara pengukuhan pengurus PBNU masa khidmat 2022-2027. Pengukuhan tersebut dilaksanakan di Gedung Pertemuan, Olahraga, dan Seni atau Dome Balikpapan, Kalimantan Timur, pagi ini Senin (31/1/2022).

Dalam sambutannya, Jokowi menyarankan agar membuat database jemaah dengan bantuan teknologi. Jokowi menyebut blockchain dan artificial intelligence (AI) sebagai teknologi yang patut dicoba oleh PBNU.

Baca Juga : Airlangga Pimpin Konsolidasi Pengurus DPD I untuk Pemenangan Pemilu 2024

Mantan Wali Kota Solo itu percaya NU bisa melakukan hal tersebut. Jokowi juga mengatakan generasi muda NU tentu memiliki kemampuan di bidang teknologi yang di atas rata-rata.

"Saya membayangkan beberapa waktu ke depan NU memiliki database jemaah yang lengkap dan canggih dengan bantuan teknologi digital, sangat mungkin memakai blockchain, memakai artificial intelligence, memakai machine learning, dan lain-lain," kata Jokowi dikutip dari tayangan YouTube NU Online. 

Selain itu, Jokowi pun menyarankan PBNU untuk membuat lokapasar atau marketplace. Dia ingin ada wadah khusus yang dapat mendukung produk-produk buatan warga NU masuk dalam rantai pasok global.

Jokowi juga mendorong PBNU untuk membuat sistem pendidikan modern atau edutech. Dia menyebut NU bisa memadukan cara belajar-mengajar yang ada selama ini dengan teknologi baru.

"Yang memfasilitasi jutaan santri untuk mengaji dari semua kiai-kiai besar, ilmuwan, teknolog, dan entrepreneur, di mana pun dan kapan pun secara mudah dan murah," tandas Jokowi.

Sebelumnya, Jokowi sudah pernah mendorong PBNU untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Kala itu, Jokowi pernah menyarankan PBNU mempelajari metaverse yang akan menjadi tren beberapa tahun ke depan.

"Nanti semuanya dakwah virtual, pengajian virtual, tapi seperti betul-betul ketemu seperti ini, bukan seperti sekarang yang masih menggunakan vcon, metaverse akan mengubah," ucap Jokowi pada Muktamar ke-34 PBNU di Lampung Tengah pada 22 Desember 2021 lalu.

Jokowi juga meminta para kiai NU merayu pendiri KawalCovid19 Ainun Najib untuk bekerja di dalam negeri. Saat ini, diketahui Ainun bekerja di bidang teknologi di Singapura. 

Dia menyebut Ainun sebagai salah satu talenta NU yang berkiprah di luar negeri. Jokowi yakin bahwa Ainun dan kawan-kawan bisa berkontribusi besar bagi bangsa Indonesia.

"Masih muda sekali, namanya Mas Ainun Najib, NU, tapi di sana gajinya sangat tinggi. Jadi, kalau diajak di sini harus bisa menggaji lebih gede dari yang di Singapura. Ini tugasnya nanti Pak Kiai, kalau beliau yang ngendiko, digaji berapa pun, bismillah pasti mau," kata Jokowi saat itu. 

Kepengurusan PBNU 2022-2027 resmi dilantik

Untuk diketahui, Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar resmi mengukuhkan kepengurusan PBNU 2022-2027 di bawah Ketum Yahya Cholil Staquf di Balikpapan Sport and Convention Center Kalimantan Timur, hari ini Senin (31/1/2022).

Miftachul dan Yahya secara resmi terpilih sebagai Rais Aam dan Ketum berdasarkan hasil Muktamar ke-34 NU di Lampung yang dilaksanakan pada22-24 Desember 2021 lalu.

Miftachul meminta semua pengurus PBNU yang hadir untuk berdiri dan membacakan baiat atau ikrar PBNU 2022-2027.

"Ini untuk melakukan kepengurusan yang betul-betul punya komitmen, punya sikap dan ketaatan prima sekaligus energi spiritual sebagai terjalinnya komitmen bersama," kata 
Miftachul.

Miftachul kemudian membacakan 3 poin ikrar PBNU masa khidmat 2022-2027. Poin ikrar itu di antaranya yakni terkait mempertahankan dan mengamalkan Pancasila dan UUD 1945, menegakkan Islam Ahlisunnah Wal Jamaah hingga melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai PBNU.

Baca Juga : Pengukuhan PBNU Digelar di Tengah Pengunduran Diri Beberapa Pengurus, Dihadiri Jokowi dan Ma'ruf Amin

"Akan amalkan dan mempertahankan pancasila dan UUD 45 secara murni dan konsekuen. Menegakkan Islam Ahlusunnah wal Jamaah dan mematuhi AD/ART NU. Akan melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai PBNU dengan sebaiknya," kata Miftachul yang diikuti seluruh anggota PBNU.

Demi kepentingan NU, umat Islam dan kepentingan masyarakat Indonesia pada umumnya. Akan sumbangkan tenaga dan pikiran dalam rangka ikhtiar membangun manusia seutuhnya demi terwujud masyarakat adil dan makmur yang diridai Allah SWT," lanjut poin tersebut. 

Berikut daftar lengkap kepengurusan PBNU periode 2022-2027:

MUSTASYAR

Mustofa Bisri
Baharuddin
Ma'ruf Amin
Jirjis Ali Maksum
Nurul Huda Djazuli
Bunyamin Muhammad
Anwar Manshur
Hasanoel Basri
Dimyati Rois
As'ad Said Ali
Machasin
Turmudzi Badaruddin
Artani Hasbi
Said Aqil Siroj
Habib Abdurrahim Assegaf
Nafisah Sahal Mahfudz
Muhammad Nuh
Shinta Nuriyah A. Wahid
Abdullah Ubab Maimoen
Machfudhoh Aly Ubaid
Zaky Mubarok
Taufiqurrahman Subkhi
Mustafa Bakri Nasution
Fuad Nurhasan
Abdul Kadir Makarim
Muhtadi Dimyathi
Muhammad A.S. Hikam,
Ulin Nuha Arwani
Ahmad Chozin Chumaidi
Habib Zein bin Umar bin Smith
Muhammad Hatim Salman,
Muhammad Romli
Herman Deru

SYURIYAH

Rais Aam : KH. Miftachul Akhyar
Wakil Rais Aam : KH. Anwar Iskandar
Wakil Rais Aam : KH. Afifuddin Muhajir
Rais : KH. Muhammad Mushtofa Aqiel Siroj
Rais : KH. Abun Bunyamin Ruhiyat
Rais : KH. Ali Akbar Marbun
Rais : Prof. Dr. KH. Zainal Abidin
Rais : KH. Idris Hamid
Rais : KH. Adib Rofiuddin Izza
Rais : KH. Abdullah Kafabihi Mahrus
Rais : KH. Ubaidillah Faqih
Rais : KH. Masdar Farid Mas'udi
Rais : KH. Aniq Muhammadun
Rais : KH. Azizi Hasbullah
Rais : Prof. Dr. Ir. KH. Mohammad Nuh, DEA
Rais : KH. Mudatsir Badruddin
Rais : Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA
Rais : KH. A. Mu'adz Thohir
Rais : Dr. KH. Abdul Ghafur Maimoen, MA
Rais : KH. Bahauddin Nursalim
Rais : KH. Subhan Makmun
Rais : KH. Hambali Ilyas
Rais : KH. Imam Buchori Cholil
Rais : Prof. Dr. KH. Abd. A'la Basyir
Rais : KH. Muhammad Cholil Nafis, Lc, MA, Ph.D
Rais : KH. Ahmad Haris Shodaqoh
Rais : KH. Moch. Chozien Adenan
Rais : KH. Abdul Wahid Zamas
Rais : KH. Abdul Wahab Abdul Gafur, Lc

Katib Aam: KH. Ahmad Said Asrori
Katib : KH. Nurul Yaqin Ishaq
Katib : Dr. KH. M. Afifudin Dimyathi, Lc, MA
Katib : KH. Sholahudin Al-Aiyub, M.Si
Katib : Dr. KH. Hilmy Muhammad, MA
Katib : KH. Abu Yazid Al-Busthami
Katib : KH. Faiz Syukron Makmun, Lc, MA
Katib : KH. Athoillah Sholahuddin Anwar
Katib : Dr. KH. Abdul Moqsith Ghazali, MA
Katib : KH. Reza Ahmad Zahid
Katib : Habib Luthfi bin Ahmad Al-Attas
Katib : Dr. KH. Abdul Ghofar Rozin
Katib : KH. Maksum Faqih
Katib : Dr. KH. Nur Taufik Sanusi, MA
Katib : KH. M. Syarbani Haira
Katib : KH. Muhammad Aunullah A'la Habib, Lc
Katib : KH. Ahmad Muzani Al-Fadani
Katib : KH. Sarmidi Husna
Katib : H. Ikhsan Abdullah, SH, MH
Katib : KH. Muhyidin Thohir, M.Pd.I
Katib : KH. Ahmad Tajul Mafakhir
Katib : Dr. HM. Asrorun Ni'am Sholeh, MA

A'WAN

Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf
Ahmad Sudrajat,
Ahmad Al Habsyi
Chaidar Muhaimin
Zaidi Abdad
Najib Hasan
Endin AJ Soefihara
Ali Masykur Musa
Imam Anshori Saleh
Anis Naki
Nafisah Ali Maksum
Agus Rofiudin
Badriyah Fayumi
Matin Syarqowi
Ida Fatimah Zainal
Hamid Usman
Faizah Ali Sibromalisi
Muhammad Fadlan Asyari
Muhammad Nasir
Asasri Warni
Mochsen Alydrus
Muhajirin Yanis
Masyhuri Malik
Masryah Amva
Mahfud Asirun
Misbahul Ulum
Yazid Romli
Ali Nurdin
Ahmad Ma'shum Abror
Rahmat Hidayat
Dany Amrul Ichdan,
Chaider S. Banualim
Juri Ardiantoro
Abdul Muhaimin
Irsan Noor
Zainal Abidin Amir
Taj Yasin Maimun

TANFIDZIYAH

Ketua Umum : KH. Yahya Cholil Staquf
Wakil Ketua Umum : KH. Zulfa Mustofa
Wakil Ketua Umum : KH. Sayyid Muhammad Hilal Al Aidid
Wakil Ketua Umum : Nizar Ali
Wakil Ketua Umum : H. Nusron Wahid,
Ketua : Prof. Dr. KH. Moh. Mukri, M.Ag
Ketua : KH. Hasib Wahab Chasbullah
Ketua : Khofifah Indar Parawansa, MA
Ketua : H. Amin Said Husni, MA
Ketua : H. Aizuddin Abdurrahman, SH
Ketua : KH. Abdul Hakim Mahfudz
Ketua : H. Umarsyah, S.IP
Ketua : H. Ishfah Abidal Aziz, SHI, MH
Ketua : Dr. H. Miftah Faqih
Ketua : Alissa Qotrunnada Wahid
Ketua : Drs. H. Amiruddin Nahrawi
Ketua : Drs. H. Ulyas Taha, M.Pd
Ketua : H. Sarbin Sehe, S.Ag, M.Pd.l.
Ketua : Prof. Dr. H. Agus Zainal Arifin
Ketua : Drs. H. Abdullah Latopada, MA
Ketua : Dr. KH. Ahmad Fahrurrozi
Ketua : Drs. H. Muhammad Tambrin
Ketua : Mohamad Syafi Alielha
Ketua : H. Arif Rahmansyah Marbun
Ketua : Padang Wicaksono
Ketua : Ir. Fahrizal Yusuf Affandi
Ketua : H. Nasyirul Falah Amru
Ketua : H. Choirul Sholeh Rasyid, SE
Ketua : Dr. H. Zainal Abidin Rahawarin
Ketua : H. Mohammad Jusuf Hamka
Ketua : Dr. H. Eman Suryaman, SE, MM
Ketua : H. Robikin Emhas

Sekretaris Jenderal : Saifullah Yusuf
Wasekjen : Ahmad Muzakki,
Wasekjen : H. S. Suleman Tanjung, M.Pd
Wasekjen : Muhammad Aqil Irham, M.Si
Wasekjen : imron Rosyadi Hamid
Wasekjen : Faisal Saimima, SE
Wasekjen : Mas'ud Saleh
Wasekjen: Ai Rahmayanti, S.Sos, M.Ag Wasekjen : H.M. Silahuddin, MH
Wasekjen : H. Rahmat Hidayat Pulungan
Wasekjen : Habib Abdul Qodir Bin Aqil
Wasekjen : Dr. Najib Azca
Wasekjen : H. Syarif Munawi, SE, MM
Wasekjen : Isfandiari Mahbub Djunaidi
Wasekjen : H. Taufiq Madjid, S.Sos, M.Si
Wasekjen : Dr. H. Muhammad Faesal,
Wasekjen : H. Andi Sahibuddin, M.Pd
Wasekjen : Drs. Lukman Khakim, M.Si
Wasekjen : H. Nur Hidayat, MA
Wasekjen : H. Lukman Umafagur

Bendahara Umum : H. Mardani H. Maming
Bendahara : H. Dipo Nusantara
Bendahara : H. Sumantri Suwarno, SE
Bendahara : H. Gudfan Arif
Bendahara : Nuruzzaman, S.Ag, M.Si
Bendahara : Hidayat Firmansyah
Bendahara : Nashruddin Ali
Bendahara : H. Ahmad Nadzir
Bendahara : H. Burhanudin Mochsen
Bendahara : Dr. H. Ashari Tambunan
Bendahara : Dr. Faisal Ali Hasyim,
Bendahara H. Aswandi Rahman
Bendahara : H. Fesal Musaad

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Presiden Joko Widodo Presiden Jokowi

Berita Lainnya