Kasus Omicron di RI Melonjak, Penggunaan Masker ini Dianjurkan | Madiun TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Kasus Omicron di RI Melonjak, Penggunaan Masker ini Dianjurkan

Jan 25, 2022 09:09
Ilustrasi pemakaian masker 2 lapis. (Foto: iStock).
Ilustrasi pemakaian masker 2 lapis. (Foto: iStock).

JATIMTIMES - Pemerintah pusat semakin gencar mengingatkan masyarakat untuk menguatkan protokol kesehatan (prokes). Hal itu karena, saat ini kasus Covid-19 varian baru Omicron tengah melonjak.

Varian Omicron diketahui menyebar lebih cepat dibanding varian Covid-19 lainnya. Penggunaan masker saat beraktivitas dimana saja menjadi hal wajib guna pencegahan utama.

Baca Juga : Jadi TO Polisi, Pengedar Sabu Asal Rejotangan Akhirnya Berhasil DitangkapĀ 

Lantas, masker apa yang paling mempan mencegah paparan varian Omicron?

Mengacu pada Inmendagri Nomor 05 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa-Bali, aturan penggunaan masker dijabarkan.

Kini, yang direkomendasikan adalah masker dua lapis. Kemudian, setiap masker hanya boleh digunakan selama maksimal empat jam.

"Jenis masker yang baik akan lebih melindungi dengan penggunaan masker sebanyak 2 (dua) lapis merupakan pilihan yang baik. Masker sebaiknya perlu diganti setelah digunakan (>4 (lebih dari empat) jam)," isi dalam Inmendagri tersebut.

Sedangkan, berkaitan dengan masker jenis N95, disampaikan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), bahwa hal itu belum diperlukan. Hingga saat ini, masker bedah diyakini masih cukup melindungi masyarakat dari paparan virus Omicron.

Baca Juga : Ketua DPD Golkar Jatim Serahkan Bantuan Renovasi Tempat Ibadah dan MCK Portable

"Masyarakat maskernya jangan masker kain tapi masker yang lebih tinggi efektivitasnya dari masker kain yaitu masker bedah," terang Ketua Pokja Infeksi Pengurus Pusat PDPI dr Erlina Burhan.

Tetapi, guna perlindungan optimal, upayakan celah di sisi kanan dan kiri wajah saat menggunakan masker tertutup rapat. Yakni, dengan cara mengikat tali di kedua sisi masker agar lebih rapat menutup hidung hingga bawah mulut.

"Tapi kita belum sampai mengharuskan masyarakat memakai masker N95 karena ketersediaannya masih terbatas. Jadi cukup pakai masker bedah seperti yang saya pakai. Di beberapa negara dibuat modifikasi talinya diikat supaya celah di kiri dan kanan bisa diminimalisir," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Kasus Covid 19 varian omicron

Berita Lainnya