Gerindra Buka Peluang Kerja Sama dengan PDIP pada Pemilu 2024, Demi Kejar Cita-cita Prabowo jadi Presiden | Madiun TIMES

Gerindra Buka Peluang Kerja Sama dengan PDIP pada Pemilu 2024, Demi Kejar Cita-cita Prabowo jadi Presiden

Nov 30, 2021 09:09
Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri (Foto: IST)
Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri (Foto: IST)

JATIMTIMES - Partai Gerindra diketahui membuka peluang kerja sama dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada pemilu 2024. Kerja sama ini bertujuan untuk mengejar cita-cita menjadikan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menjadi Presiden RI.

Disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani, salah satu cita-cita partai yang belum terwujud hingga kini yakni menjadikan Prabowo Subianto sebagai presiden. Oleh sebab itu, Muzani menyampaikan harapannya bisa bekerjasama dengan PDIP demi mewujudkan maksud tersebut.

Baca Juga : Bersama Kaukus Masyarakat Sipil, Novel Baswedan Siap Ikut Audit Bisnis PCR Luhut-Erick Thohir

"Kita sama-sama bercita-cita membangun Indonesia dan kita sama-sama membela kepentingan rakyat. Kenapa kita tidak bekerjasama untuk mencapai tujuan itu. Untuk apa kita pengkerengan (bertengkar) yang membuat kegaduhan, padahal kita bisa bekerjasama," kata Muzani dalam keterangan tertulisnya.

Hal itu disampaikan Muzani di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (28/11/2021) saat meresmikan kantor DPC Gerindra. Acra itu juga turut dihadiri sejumlah pengurus DPD PDIP Jateng dan DPC PDIP Kota Semarang.

Dalam kesempatan itu pula, Muzani juga berbicara soal kepentingan Partai Gerindra pada Pemilu 2024 di Provinsi Jawa Tengah. Ia mengatakan, Jawa Tengah merupakan provinsi yang memiliki geopolitik yang khas.

Seperti diketahui, sejak Pemilu 1999 sampai 2019, PDIP selalu mendominasi Jateng sebagai pemenang pemilu. Hasil tersebut berbeda dengan provinsi lainnya di Pulau Jawa yang selalu bergantian pemenangnya dalam setiap pemilu.

Muzani pun meminta agar Partai Gerindra belajar dengan PDIP tentang cara mempertahankan kepercayaan rakyat seperti yang terjadi di Jawa Tengah. Menurut Muzani untuk membangun Indonesia tidak bisa secara sendiri-sendiri. Ia menyebut, Partai Gerindra dan PDIP sebagai 2 kekuatan besar di perpolitikan Indonesia dan harus bisa bersatu untuk tujuan tersebut.

Baca Juga : Dewan Dorong Pemkab Malang Kabulkan Permohonan KONI untuk Tambah Anggaran

"Secara geografis Indonesia adalah negara besar dengan jumlah penduduk sebesar 270 juta dan sekitar 17 ribu pulau, tidak mungkin satu kekuatan bisa menjangkau seluruhnya. Itulah yang menyebabkan semua kekuatan politik harus bekerjasama membangun masa depan Indonesia dan menyatukan diri dalam satu kekuatan. PDIP dan Gerindra adalah kekuatan besar," imbuh Muzani. 

Sebelumnya, isu koalisi antara PDIP dan Gerindra sudah berhempus kencang beberapa waktu terakhir. Bahkan, belakangan beredar wacana menduetkan Prabowo dan Ketua DPP PDI-Perjuangan Puan Maharani pada pilpres 2024.

Wacana itu semakin menguat setelah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Puan, dan Prabowo bertemu dan duduk di 1 ruangan di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Rabu (17/11/2021).

Topik
koalisi pdip gerindra PDI Perjuangan Partai Gerindra Prabowo Subianto Pilpres 2024 Politik Indonesia koalisi pdip gerindra

Berita Lainnya