Covid-19 Luar Jawa Bali Tinggi Akibat Abainya Protokol Kesehatan | Madiun TIMES

Covid-19 Luar Jawa Bali Tinggi Akibat Abainya Protokol Kesehatan

Aug 09, 2021 15:26
Covid-19 (Foto: Kementerian Kesehatan)
Covid-19 (Foto: Kementerian Kesehatan)

INDONESIATIMES - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti penambahan kasus aktif Covid-19 di luar daerah Jawa-Bali. Terutama, dalam 2 pekan terakhir ini yang peningkatannya sangat signifikan.

"Selama 2 minggu terakhir saya melihat penambahan kasus baru di provinsi-provinsi di luar Jawa terus meningkat," ujarnya dalam Rapat Terbatas Evaluasi Perkembangan dan Tindak Lanjut PPKM Level 4 di Istana Kepresidenan Bogor dikutip Senin (9/8/2021). 

Baca Juga : 98 Paket Obat-Obatan Didistribukan Koramil Batu Bagi Warga Isoman dan Isoter

Jokowi menjelaskan, akhir Juli lalu penambahan kasus aktif di daerah luar Jawa-Bali hanya berkontribusi 34% kepada total penambahan kasus secara Nasional. Namun, pada 6 Agustus kemarin naik signifikan dan berkontribusi di atas 50% dari total penambahan kasus baru nasional.

"Di catatan saya, 25 Juli di luar Jawa-Bali berkontribusi 13.200 kasus atau 34% dari kasus baru secara nasional. Tetapi lihat per 1 Agustus naik menjadi 13.589 atau 44% dari total kasus baru secara nasional dan per 6 Agustus 2021 naik lagi ke angka 21.374 kasus, ini sudah 54% dari total kasus baru secara nasional," jelasnya.

Respon cepat ditekankan Jokowi menjadi salah satu langkah yang harus dilakukan. Semua pihak seperti panglima TNI, Kapolri serta para kepala daerah harus merespon cepat agar penambahan kasus aktif bisa dikendalikan seperti pada daerah Jawa-Bali.

Sejatinya memang PPKM Level 4 yang sebelumnya masih bernama PPKM Darurat itu sukses mengendalikan kasus Covid-19 di Indonesia. Catat saja per awal Juli ketika PPKM Darurat dimulai kasus pertambahan harian Covid-19 di Indonesia berada di angka 40 ribu kasus per hari bahkan sempat melesat hingga 50 ribu kasus per hari.

Tercatat juga pada 19 Juli silam rata-rata pertambahan kasus Covid-19 dalam 7 hari terakhir mencapai angka 49 ribu sedangkan puncak pertambahan kasus Covid-19 harian terjadi di tanggal 14 Juli yang mencatatkan penambahan 54 ribu kasus Covid-19 dalam sehari.

Baca Juga : Relawan di Jombang Bikin Jamu Herbal untuk Pengobatan Covid-19

Sementara untuk saat ini angkanya sudah turun drastis menjadi hanya sekitar 30 ribu kasus per hari. Saat ini rata-rata pertambahan kasus Covid-19 harian dalam 7 hari terakhir berada di angka 33 ribu.

Meski demikian mayoritas penurunan terjadi di daerah luar Jawa Bali seperti yang sudah disebutkan oleh Presiden Jokowi. Salah satu alasan, melesatnya kasus Covid-19 di luar Jawa-Bali adalah tingkat kepatuhan masyarakat dalam menjaga jarak dan menggunakan masker yang cukup buruk di luar Jawa-Bali.

Topik
angka covid 19 Covid 19 penambahan angka covid 19 Presiden Jokowi

Berita Lainnya