Akidi Tio Sosok yang Rendah Hati dan Dermawan, Selalu Atas Nama Hamba Tuhan | Madiun TIMES

Akidi Tio Sosok yang Rendah Hati dan Dermawan, Selalu Atas Nama Hamba Tuhan

Jul 30, 2021 08:13
Akidi Tio (Foto: Suara.com)
Akidi Tio (Foto: Suara.com)

INDONESIATIMES - Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan rupanya penasaran dengan sosok pengusaha bernama Akidi Tio. Diketahui, Akidi Tio telah memberikan sumbangan senilai Rp 2 triliun untuk warga Sumatera Selatan yang terdampak pandemi Covid-19.

Terkait hal ini, Dahlan sampai menghubungi beberapa kenalannya untuk mencari tahu siapa sebenarnya pengusaha asal Langsa, Aceh, itu. Diketahui, Dahlan telah mencoba menghubungi dokter pribadi keluarga Akidi Tio, yakni Prof Hardi Darmawan.

Baca Juga : Viral Kisah Pria Lolos Seleksi Polisi, sudah Gelar Syukuran Namanya Malah Digantikan Orang Lain 

 

Sempat sulit menghubunginya, akhirnya Dahlan mendapat respons dari Hardi dan beberapa informasi tentang Akidi Tio. Berdasarkan cerita Hardi, sumbangan itu diberikan melalui Kapolda Sumatera Selatan Irjen Eko Indra Heri.

"Bukan arahan saya. Itu langsung keinginan keluarga untuk diberikan ke Kapolda (Sumsel)," tulis Dahlan menirukan perkataan Hardi dalam blog pribadinya, Disway.id. 

Berdasarkan penulusuran Dahlan, Akidi meninggal pada tahun 2009 di usia 89 tahun. Ia meninggal karena serangan jantung dan dimakamkan di Palembang.

Sementara istri Akidi meninggal pada 2005 dalam usia 82 tahun. Pasangan suami istri ini dikaruniai 7 orang anak, yang 6 di antaranya tinggal di Jakarta dan putri bungsunya tinggal di Palembang. 

"Semua jadi pengusaha sukses," tulis Dahlan menirukan percakapannya dengan Prof Hardi. 

Menurut penuturan Hardi, Akidi adalah sosok yang rendah hati. Setiap datang berkunjung ke tempat praktiknya selalu mengenakan baju dan celana putih.

Selain itu, Akidi juga dikenal sangat dermawan. "Beliau banyak sekali menyumbang, tapi selalu hanya atas nama hamba Tuhan," kata Hardi kepada Dahlan.

Baca Juga : Layaknya RS Wisma Atlet, Ini Alasan Isoter YPPII Kota Batu Nyaman untuk Pasien 

 

Diceritakan pula bahwa Akidi Tio pernah memiliki pabrik kecap, mebel, kebun sawit, dan kontraktor bangunan. Tak puas dengan informasi itu, Dahlan menghubungi kenalannya yang lain, seperti Bupati Aceh Timur Rocky Hasbalah, mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin, mantan menteri asal Palembang, dan warga Tionghoa bermarga Tio. 

Namun, dari semua orang yang dihubunginya, tak ada 1 pun yang mengenal jauh sosok Akidi Tio. 

"Berarti pengusaha ini memang luar biasa rendah hatinya. Low profile, high profit. Dan seperti itu banyak sekali di lingkungan masyarakat Tionghoa. Saya punya banyak teman Tionghoa seperti itu. Sehari-hari hanya pakai sandal. Bajunya pun lusuh dan dari kain yang biasa-biasa saja. Namanya tidak pernah disebut di mana-mana, tapi uangnya luar biasa banyaknya. Saya malu kalau pakai baju bagus di depan mereka," tutup Dahlan. 

Seperti diketahui, sebelumnya Pemprov Sumatera Selatan (Sumsel) mendapat bantuan dana hibah sebesar Rp 2 triliun untuk penanggulangan Covid-19 dari pihak yang mengatasnamakan keluarga almarhum Akidi Tio. Hibah itu diserahkan melalui Polda Sumsel yang prosesinya berlangsung pada Senin (27/7/2021). 

“Kapolda Sumsel Irjen Pol.Prof.Dr.Eko Indra Heri S, M.M., menerima hibah/CSR dari keluarga alm. Akidi, Senin (26/7) bertempat di ruang Rekonfu Mapolda Sumsel,” tulis akun facebook Humas Polda Sumsel dalam unggahannya.

Topik
dana hibah covid 19 hibah akidi tio Akidi Tio bantuan Covid 19

Berita Lainnya