Sempat Berhasil Kendalikan Covid-19, China Kembali Catat Rekor Baru akibat Varian Delta | Madiun TIMES

Sempat Berhasil Kendalikan Covid-19, China Kembali Catat Rekor Baru akibat Varian Delta

Jul 29, 2021 11:41
Bendera China (Foto: Sekretariat Nasional ASEAN)
Bendera China (Foto: Sekretariat Nasional ASEAN)

INDONESIATIMES - Pandemi covid-19 hingga kini masih menyerang beberapa negara di dunia. Sebagai negara awal yang mengalami pandemi tersebut, China sempat berhasil mengontrol laju penularan covid-19. 

Namun, kini China disebut telah kembali mencatat kenaikan kasus covid-19 baru sejak Januari 2021. Pada Rabu (28/7/2021) negeri itu mencatat ada 86 kasus harian baru, naik dari hari sebelumnya 71 dan memecahkan rekor terbaru sejak Januari, 76 kasus.

Baca Juga : 12 Ribu Relawan Penanganan Covid-19 Siap Disebarkan di Tiap RT Kota Malang

Data dari Komisi Kesehatan Nasional China  juga menunjukkan tercatat 18 kasus covid bergejala baru. Saat ini, total setidaknya ada 426 pasien OTG (orang tanpa gejala) masih dalam pengawasan.

Lantas mengapa kasus covid-19 di China bisa kembali naik? Untuk diketahui, rata-rata kasus baru covid-19 ini ditemukan di Kota Nanjing, Provinsi Jiangsu. Klaster awal bermula dari kalangan pekerja di Bandara Internasional Lukou.

Kasus tersebut ditemukan sejak 21 Juli lalu. Sejak itu, hanya dalam beberapa hari, kasus covid di Nanjing bisa naik dari 17 menjadi 75 kasus per Minggu (25/7/2021).

Lagi-lagi, kasus Covid-19 ini naik akibat Varian Delta yang dipercaya kemungkinan besar sebagai sumbernya. Kini kasus disebut telah menyebar ke sejumlah provinsi lain di China.

Media setempat melaporkan kasus seorang penumpang dari Bandara Lukou ke Bandara Zhuhai. Klaster Lukou juga menyebar ke Zhongshan di Guangdong, Mianyang di Sichuan, Hexian dan Wuhu di Anhui, Suqian di Jiangsu, dan Shenyang di Liaoning.

Baca Juga : 94 Pasien Konfirm Covid-19 Huni Shelter YPPII Kota Batu

Dengan lonjakan kasus covid-19 ini, Pemerintah Provinsi Jiangsu menyebut akan melakukan putaran pengujian masal untuk semua penduduk Kota Nanjing. Terlebih, saat ini pasien membutuhkan waktu lebih lama dari biasanya menunjukkan gejala penyakit.

Seperti diketahui, China merupakan tempat awal timbulnya virus covid-19. Virus itu awalnya muncul di Kota Wuhan dan memaksa otoritas nasional untuk melaksanakan penguncian besar-besaran selama hampir tiga bulan di kota China tengah itu.

Hingga saat ini China telah mencatat 92.762 kasus positif covid-19 sejak 2019. Ada 4.636 kematian sejak wabah itu pertama muncul di Negeri Tirai Bambu tersebut.

Topik
Virus baru covid 19 China kembali diserang covid Virus varian Delta

Berita Lainnya