Setelah Dikritik Luhut agar Tiru Habibie, SBY Tulis Doa untuk Pemerintah dan Masyarakat | Madiun TIMES

Setelah Dikritik Luhut agar Tiru Habibie, SBY Tulis Doa untuk Pemerintah dan Masyarakat

Jul 29, 2021 09:14
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) (Foto: VOI)
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) (Foto: VOI)

INDONESIATIMES - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) belakangan ini kembali menjadi perbincangan dalam acara Kick Andy Double Check Minggu (25/7/2021) lalu. 

Dalam acara tersebut, Menko Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan sempat menyampaikan pesan kepada SBY. Kala itu, Luhut ditanya soal pesan SBY beberapa tahun lalu kepadanya terkait jangan main ancam-mengancam.

Baca Juga : Diforsir saat PPKM Darurat, 18 Petugas Dishub Kota Malang Positif Covid-19

Bahkan, Luhut menyampaikan pesan kepada SBY agar beliau meniru sikap Presiden ke-3 RI Baharuddin Jusuf Habibie. Luhut menyebut Habibie duduk manis dan hanya sesekali memberikan kritik kepada pemerintah setelah tidak berkuasa.

Setelah mendapat kritikan dari Luhut, SBY yang sempat diam akhirnya muncul.  Diketahui, SBY bermunajat agar pemerintah dan masyarakat dapat mengatasi pandemi covid-19. Hal itu diungkapkan SBY melalui akun Twitter-nya Rabu (28/7/2021). 

Dalam cuitannya, SBY menekankan pentingnya berdoa selain terus berikhtiar.  "Tuhan, seraya gigih berikhtiar, kami tetap memohon kemurahan hati-Mu. Selamatkan negeri kami dan kami semua. Bimbinglah pemerintah kami dan juga kami masyarakat Indonesia agar dapat mengatasi pandemi besar ini. Amin," tulis SBY melalui akun @SBYudhoyono. 

Tak ayal, cuitan SBY itu pun langsung direspons berbagai komentar oleh warganet. Banyak dari mereka yang turut berdoa untuk bangsa ini agar pandemi covid-19 bisa segera selesai dan agar pemerintah tidak terpecah belah. 

Baca Juga : Sewa Lahan Tak Kunjung Ada Kejelasan, Warga Demo Kantor PT Garam 

@Listy9021: "Tuhan, hindarkanlah Bangsa kami dr perpecahan, dikarenakan org² yg slalu mengambil kesempatan dgn mengadu domba sesama kami."

@siwonjowo: "Ayo Pak SBY, kritisi pemerintah. Saat ini hampir sudah tidak ada yang memiliki suara kuat untuk mengkritisi kebijakan pemerintah. Semua yang vokal sudah dirangkul. Tinggal anda yang mungkin bisa didengar, karena suara kami hanya samar terdengar dari dalam istana maupun senayan."

Topik
Susilo Bambang Yudhoyono Mantam Presiden SBY Luhut Binsar Pandjaitan Doa dari SBY

Berita Lainnya