Harap Bersabar, Kawasan TNBTS Kembali Tutup Akses Pendakian | Madiun TIMES

Harap Bersabar, Kawasan TNBTS Kembali Tutup Akses Pendakian

Jul 26, 2021 07:31
Ilustrasi Gunung Bromo yang berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. (Foto: Kompas.com)
Ilustrasi Gunung Bromo yang berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. (Foto: Kompas.com)

JATIMTIMES - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) mengeluarkan pengumuman resmi terkait penutupan lanjutan sementara pada seluruh akses wisata dan pendakian hingga adanya pengumuman lebih lanjut. 

Pengumuman resmi tersebut tertuang dalam Surat Pengumuman Nomor: PG.22/T.8/BIDTEK/BIDTEK.1/KSA/7/2021 tentang Penutupan Objek dan Daya Tarik Wisata Alam di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru tertanggal 25 Juli 2021. 

Baca Juga : Balap Liar di Tengah Sawah, Sejumlah Remaja di Tulungagung Diamankan Polisi

Penutupan sementara tersebut seiring dengan adanya pernyataan resmi Presiden Joko Widodo terkait perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di wilayah Jawa dan Bali mulai 26 Juli hingga 2 Agustus 2021. 

"Maka penutupan objek dan daya tarik wisata alam di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru diperpanjang sampai dengan pengumuman lebih lanjut," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BB TNBTS Novita Kusuma Wardani dalam keterangan resminya yang diterima JatimTIMES.com, Minggu (25/7/2021) malam.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Data, Evaluasi, Pelaporan, dan Kehumasan BB TNBTS Syarif Hidayat menjelaskan, selama dilakukan penutupan sementara pihaknya melakukan penjagaan di beberapa titik pintu masuk. 

"Siaga penjagaan di lima pintu masuk yakni Coban Trisula Malang, Penanjakan Pasuruan, Tengger Laut Pasir Probolinggo, Ranu Pani dan sentral Senduro Lumajang," terangnya. 

Dalam melakukan penjagaan di lima titik pintu masuk ke kawasan TNBTS tersebut, pihak Balai Besar juga melibatkan aparat gabungan dalam melakukan penjagaan di pintu masuk dan patroli rutin agar tidak ada wisatawan atau pendaki yang nekat memasuki kawasan TNBTS.

"Lebih kurang 75 orang petugas dibantu volunteer atau relawan, bahkan utk di CT (Coban Trisula, red) dan sentral, karena merupakan perlintasan dibantu TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan Satpol PP," jelasnya.

Pengetatan pada pos penjagaan di lima titik pintu masuk tersebut dikarenakan masih ada upaya-upaya dari para wisatawan maupun pendaki yang nekat akan memasuki kawasan TNBTS. 

Baca Juga : Pimpin Operasi PPKM, Kapolres Blitar Borong Dagangan PKL

"Masih ada wisatawan yang mencoba masuk berlibur, tapi kita persuasif di pintu masuk yang saya sebutkan," tuturnya. 

Akhirnya dengan cara-cara persuasif yang dilakukan oleh para petugas yang dibantu oleh relawan, wisatawan maupun pendaki yang akan memasuki kawasan TNBTS dapat kembali ke tempat asalnya masing-masing dengan memahami alasan penutupan dengan mempertimbangkan situasi pandemi Covid-19 di Indonesia. 

Terakhir, pihaknya juga mengajak kepada seluruh "sahabat mentari tengger" untuk secara serius memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan memperketat penerapan protokol kesehatan 5M. 

"Yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas. Serta yang paling penting ayo vaksin," pungkasnya.

Topik
Destinasi Wisata Bromo Tengger Semeru penutupan wisata tnbts kawasan tnbts Presiden Joko Widodo

Berita Lainnya