Bulan Besar Sepi Pengantin, Pekerja Rias Pengantin di Kota Madiun Mulai Menjerit | Madiun TIMES

Bulan Besar Sepi Pengantin, Pekerja Rias Pengantin di Kota Madiun Mulai Menjerit

Jul 25, 2021 13:09
Salon Nana yang kini selalu tertutup dampak tidak adanya job merias (Foto: Dodik Eko P/ JatimTIMES)
Salon Nana yang kini selalu tertutup dampak tidak adanya job merias (Foto: Dodik Eko P/ JatimTIMES)

MADIUNTIMES-Pekerja Rias Pengantin di Kota Madiun sudah mulai menjerit akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang dilakukan pemerintah, pasalnya banyak job merias pengantin yang dibatalkan.

Sudah satu tahun lebih dampak pandemi ini menyerang sendi-sendi perekonomian masyarakat kalangan menengah hingga bawah salah satunya perias pengantin atau yang biasa dikenal dengan sebutan pekerja 'Ngisor Terop'.

Baca Juga : Sikapi Rebutan Kawah Ijen, Aliansi Mahasiswa Banyuwangi Ancam Segel Kantor Pemkab Banyuwangi

Noor Ana Angel One By, pemilik usaha Wedding Organizer (WO) yang diberi nama Nana Rias Manten yang ada di Jalan Trunolantaran Nomor 24, Kelurahan Mojorejo, Kota Madiun harus menerima pembatalan beberapa job untuk rias pengantin akibat kebijakan pemerintah tersebut.

Kepada jurnalis saat ditemui di rumahnya, (Minggu 25/7/2021) wanita dengan rambut warna coklat pemilik Nana Rias tersebut mengeluhkan omsetnya turun hingga 80%. Bulan Juli yang biasanya ramai orang hajatan namun, untuk tahun ini hampir tidak ada.

"Biasanya bulan Juli gini rame job untuk rias manten mas, untuk sekarang sepi hampir tidak ada," keluhnya akibat covid-19.

Sebelum PPKM Darurat yang dimulai tanggal (3 Juli 2021) lalu, Ia sempat menerima 5 job untuk merias manten. Namun, karena adanya PPKM Darurat hanya tinggal satu sedangkan 4 job lainnya dibatalkan.

Baca Juga : Bawa dan Edarkan Dua Benda Ini, Boneng Ditangkap Satreskoba Polres Tulungagung

"Tinggal satu job, itu pun hanya merias untuk acara ijab Qobul," ungkapnya sambil menjelaskan biasanya, salon rias pengantin Nana bisa melayani jasa rias sebanyak dua hingga empat calon pengantin dalam sepekan. 

Mbak Nana hanya bisa berharap pandemi ini segera berakhir agar klien yang memesan jasa rias manten segera pulih seperti dulu. "Semoga keadaan cepat pulih seperti dulu mas, biar para pekerja Ngisor Terop (Rias Manten-red) bisa ramai seperti dulu," tutup wanita yang mengaku sudah punya 2 anak tersebut.

Topik
rias pengantin rias pengantin madiun usaha rias menjerit ppkm madiun

Berita Lainnya