Benarkah Covid-19 Varian Delta Bisa Menular Hanya dengan Berpapasan? Begini Penjelasan Para Ahli!  | Madiun TIMES

Benarkah Covid-19 Varian Delta Bisa Menular Hanya dengan Berpapasan? Begini Penjelasan Para Ahli! 

Jun 26, 2021 09:29
Varian Delta (Foto: DW)
Varian Delta (Foto: DW)

INDONESIATIMES - Saat ini publik digegerkan dengan kemunculan virus Covid-19 varian Delta. Varian Delta ini telah menjadi sorotan dunia karena dianggap sangat mudah menular. 

Bahkan, varian ini disebut dapat menular hanya dengan berpapasan. Hal itu diketahui melalui hasil tracing di Australia pada kasus yang terjadi di salah satu pusat perbelanjaan South Wales.

Baca Juga : Kasus Covid-19 Melonjak, Pemerintah Evaluasi Program Hari Belanja ke Pasar Rakyat dan UMKM

Dalam kasus tersebut menunjukkan betapa cepatnya penularan varian Delta ini terhadap seseorang. Hal ini kemudian juga ditanggapi oleh Ketua Satgas IDI Prof Zubairi Djoerban yang menyebut bahwa transmisi cepat varian Delta bukan candaan semata.

Melalui cuitan di akun Twitter pribadinya, Prof Zubairi mengatakan, kecepatan transmisi varian Delta ini sudah menjadi perhatian khusus para ahli. Terutama kejadiannya tak hanya terjadi sekali di Australia.

"Makanya pejabat kesehatan Australia mengingatkan bahwa penularan virus tidak lagi butuh waktu hingga 15 menit, tapi dimungkinkan bisa dalam hitungan detik," tulisnya.

Varian delta

Ahli virologi Universitas Griffith, Lara Herrero, mengatakan bahwa dalam momen transmisi yang terekam di CCTV, virus itu didapati bisa bertahan di udara cukup lama. Sehingga seseorang bisa menghirupnya dan kemudian terinfeksi.

Baca Juga : Dinkes Kabupaten Malang Ingin Evakuasi Mantan Petinju Nasional yang Dipasung, tapi....

Transmisi kontak tersebut sekilas juga didukung dengan pernyataan beberapa ahli termasuk ahli epidemiologi dunia Eric Feighl-Ding.

"Secara global, varian Delta memang menyebabkan lonjakan kasus COVID-19 yang tinggi di beberapa negara, termasuk Indonesia. Kabar baiknya, sebagian besar vaksin yang beredar masih bisa bekerja melawan varian Delta ini," pungkas Prof Zubairi.

Topik
Virus Covid 19 varian delta prof zubairi mutasi virus covid 19

Berita Lainnya